POJOKSATU.id - Menjelang akhir tahun, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pandeglang mulai bersiap menghadapi potensi “ledakan” sampah di wilayah perkotaan.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah menambah tong-tong sampah baru di sepanjang jalan protokol.
Sekretaris DLH Pandeglang, Winarno, mengatakan langkah ini diambil untuk menjaga kebersihan kota sekaligus menata estetika ruang publik.
Baca Juga: Lagi, Pebalap Binaan Astra Honda Melesat Kencang di Barcelona Ciptakan Sejarah untuk Indonesia
Tak hanya lewat anggaran pemerintah, DLH juga menggandeng pihak swasta lewat program Corporate Social Responsibility (CSR).
“Kami sudah ajukan penambahan bak sampah lewat perubahan APBD, dan akan dipasang di kawasan Alun-Alun serta jalan protokol lainnya,” ujar Winarno, Senin (3/11/2025).
Selain dari APBD, DLH juga berharap dukungan dari sejumlah bank dan BUMN. Tiap bank diminta berkontribusi minimal 50 unit tong sampah.
Baca Juga: Onad Ajukan Surat Rehabilitasi ke BNN, Hasil Assesment Menunggu dari BNNP
Kalau tiga bank ikut serta, bisa terkumpul 150 unit tong baru untuk Pandeglang.
Winarno juga menyoroti masalah klasik: tong sampah hilang dan rusak di beberapa titik strategis. Kondisi ini memperparah tumpukan sampah yang kerap terlihat di kawasan ramai.
“Beberapa tong hilang atau rusak. Jadi penambahan ini penting supaya sistem pengumpulan sampah tetap jalan,” tambahnya.
Baca Juga: PPAT Awards 2025, Wujud Kolaborasi Solid Antara Kantor Pertanahan dan PPAT
Langkah DLH ini dinilai tepat, apalagi menjelang musim libur akhir tahun yang biasanya membuat volume sampah meningkat drastis.
Tak cuma dari aktivitas warga lokal, tapi juga dari pengunjung luar daerah yang datang ke pusat kota Pandeglang.
Dengan rencana ini, DLH berharap kebersihan kota tetap terjaga dan wajah Pandeglang makin nyaman dipandang.
Kolaborasi antara pemerintah dan pihak swasta juga diharapkan bisa jadi contoh nyata pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
“Kami ingin lingkungan kota tetap bersih dan warga terbiasa menjaga kebersihan. Kalau bukan kita, siapa lagi?” tutup Winarno.***


