POJOKSATU.id - Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, menegaskan pentingnya kerja sama antara orang tua dan guru dalam membentuk karakter anak sejak usia dini.
Menurutnya, sinergi keluarga dan satuan pendidikan menjadi fondasi utama bagi tumbuh kembang anak yang optimal.
Pesan tersebut disampaikan Tinawati saat melakukan kunjungan ke TK Negeri Pertiwi Cikupa, Kabupaten Tangerang, Selasa (16/12/2025), dikutip pojoksatu.id dari bantenprov.go.id.
Baca Juga: Berawal dari Drone di Area Tambang, Ini Kronologi Insiden TNI dan 15 WNA China di Ketapang
Dalam kunjungan itu, ia didampingi Bunda PAUD Kabupaten Tangerang, Rismawati Maesyal Rasyid.
Tinawati bersama rombongan meninjau langsung aktivitas belajar mengajar dan menyapa anak-anak yang tengah mengikuti kegiatan sekolah.
Ia menilai suasana pembelajaran yang ramah dan menyenangkan sangat berpengaruh terhadap perkembangan kepribadian anak.
Baca Juga: Berawal dari Drone di Area Tambang, Ini Kronologi Insiden TNI dan 15 WNA China di Ketapang
Menurut Tinawati, pembentukan karakter tidak bisa hanya dibebankan kepada sekolah.
Orang tua memiliki peran penting dalam memperkuat nilai-nilai yang telah diajarkan guru di lingkungan rumah.
“Pola pembelajaran di sekolah harus sejalan dengan pola asuh di rumah. Jika keduanya selaras, anak akan tumbuh dalam lingkungan yang konsisten, aman, dan positif,” ujarnya.
Baca Juga: Jangan Abaikan DUKCAPIL! Ribuan KPM Terancam Diputus, 300 Ribu Ibu Justru Naik Kelas
Ia juga menyoroti peran pendidik PAUD dalam menciptakan suasana belajar yang nyaman, ceria, dan tidak menekan anak.
Lingkungan belajar yang membuat anak merasa bahagia dinilai mampu menumbuhkan rasa percaya diri dan sikap positif sejak dini.
Selain itu, Tinawati mengingatkan pentingnya pengawasan orang tua terhadap penggunaan gawai pada anak usia dini.
Menurutnya, penggunaan gawai yang berlebihan dapat menghambat perkembangan sosial dan kemampuan komunikasi anak.
“Pendampingan dan pembatasan penggunaan gawai menjadi tanggung jawab bersama orang tua dan guru. Anak-anak lebih membutuhkan interaksi langsung untuk mendukung perkembangan karakternya,” katanya.
Baca Juga: Silahturahmi ke Cirebon, AHY Kunjungi Vihara Dewi Welas Asih Cagar Budaya Berusia 400 Tahun
Dalam kesempatan tersebut, Tinawati juga berdialog dengan para guru serta mengamati langsung proses pembelajaran yang berlangsung dengan penuh keceriaan.
Sementara itu, Bunda PAUD Kabupaten Tangerang, Rismawati Maesyal Rasyid, mengapresiasi kunjungan Bunda PAUD Provinsi Banten.
Ia menilai kehadiran tersebut menjadi motivasi bagi para pendidik dalam meningkatkan kualitas layanan PAUD di daerahnya.
Baca Juga: Putih Sari Resmikan BLK Komunitas di Karawang, Tekankan SDM Kunci Indonesia Emas
“Kunjungan ini menjadi bentuk perhatian dan dukungan nyata dari pemerintah provinsi terhadap pendidikan anak usia dini di Kabupaten Tangerang,” ucapnya.
Rismawati menambahkan, suasana pembelajaran yang hangat dan menyenangkan membantu anak tumbuh tanpa rasa takut dan lebih terbuka dalam berinteraksi dengan lingkungan sekitar.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, Tinawati juga menyalurkan bantuan kepada keluarga berisiko stunting berupa 50 paket makanan bergizi.
Baca Juga: Tak Semua KPM Dijamin Cair! Ini Syarat Utama Bansos 2026, Wajib Sesuai DUKCAPIL, Pantau 1-10 Januari
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu menekan angka risiko stunting, khususnya di Kabupaten Tangerang.***


