POJOKSATU.id - Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, kembali menegaskan tekadnya untuk memperkuat layanan PAUD di seluruh wilayah Banten.

Menurutnya, peningkatan layanan secara berkelanjutan menjadi kunci agar anak-anak mendapatkan fondasi pendidikan terbaik sejak usia dini.

Pesan itu disampaikan Tinawati saat membuka kegiatan Penguatan PAUD Provinsi Banten 2025 yang digelar di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Jumat (5/12/2025).

Baca Juga: 13 Rumah Sakit Resmi Ditetapkan sebagai Garda Terdepan Program Depok Siaga Stroke

Acara berlangsung hangat dengan kehadiran Bunda PAUD dari delapan kabupaten/kota, pimpinan OPD, serta sejumlah stakeholder pendidikan.

Dalam kesempatan tersebut, hadir pula Kepala Pusat Kurikulum dan Pembelajaran Kemendikdasmen, Anggraeni, sebagai narasumber utama.

Pertemuan ini disebut menjadi momentum strategis untuk memperluas jangkauan advokasi PAUD di Banten.

Baca Juga: Cloudflare Tumbang Lagi, Internet Ikut Ambyar: Dari Gim Populer Sampai LinkedIn Ikut Kena Imbas

Tinawati menekankan bahwa agenda ini bukan sekadar ajang berkumpul, tetapi langkah nyata untuk memperkuat kualitas layanan pendidikan, pengasuhan, dan perlindungan bagi anak-anak PAUD.

Ia menegaskan bahwa setiap anak berhak mendapatkan layanan terbaik tanpa terkecuali.

"Kami terus mendorong transisi PAUD ke Sekolah Dasar yang menyenangkan. Itu dilakukan melalui peningkatan kompetensi guru dan pemenuhan layanan holistik-integratif agar fondasi pendidikan anak semakin kuat," ujarnya, dikutip pojoksatu.id dari bantenprov.go.id.

Baca Juga: Cloudflare Tumbang Lagi, Internet Ikut Ambyar: Dari Gim Populer Sampai LinkedIn Ikut Kena Imbas

Sementara itu, Kepala Dinas DP3AKKB Provinsi Banten, Sitti Ma’ani Nina, menambahkan bahwa penguatan PAUD juga melibatkan banyak program lintas OPD.

Menurutnya, pendidikan anak usia dini harus menjadi perhatian bersama karena mereka merupakan generasi yang akan menentukan masa depan bangsa.

Ia menegaskan bahwa anak-anak PAUD perlu tumbuh dalam lingkungan yang aman, bebas diskriminasi, dan jauh dari kekerasan.

“Hari ini, harapan besar ada pada anak-anak usia dini. Dari merekalah langkah menuju Indonesia Emas 2045 dimulai,” katanya.

Kegiatan tersebut diharapkan mampu memberikan dampak luas dalam penguatan pendidikan anak usia dini di Provinsi Banten, sekaligus memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam membangun generasi masa depan yang cerdas, sehat, dan berkarakter.***