POJOKSATU.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap sesama.

Melalui program “Banten Peduli Bencana”, bantuan berupa dana dan logistik dilepas untuk korban banjir dan longsor yang melanda Sumatera Barat (Sumbar), Sumatera Utara (Sumut), dan Aceh.

Prosesi pelepasan bantuan berlangsung di Gedung Negara Provinsi Banten, Rabu (3/12/2025), dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Banten yang juga Kepala BPBD Banten, Deden Apriandhi.

Baca Juga: Profesionalisme Guru Tinggi, Profesionalisme Pengelolaan TPG Masih Rendah, Sampai Kapan?

Deden menegaskan, aksi ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata empati masyarakat Banten untuk saudara-saudara sebangsa yang sedang tertimpa musibah.

“Sakitnya warga Sumut, Sumbar, dan Aceh adalah sakitnya warga Banten. Apa yang kami berikan mungkin belum sebanding dengan penderitaan masyarakat di sana, tapi ini bentuk kepedulian kami dari Sabang sampai Merauke,” ujar Deden,dikutip pojoksatu.id dari bantenprov.go.id.

Bantuan keuangan yang bersumber dari APBD Banten mencapai Rp3 miliar, dengan masing-masing provinsi terdampak menerima Rp1 miliar.

Baca Juga: BPJS PBI Resmi untuk Warga Tidak Mampu! Siapkan Dokumen Ini agar Pengajuan Lolos

Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada perwakilan badan penghubung Sumut, Sumbar, dan Aceh.

Tak hanya berupa uang tunai, Pemprov Banten juga mengirim sembilan armada distribusi logistik yang berisi berbagai kebutuhan mendesak untuk korban bencana.

Dalam bantuan tersebut terdapat:

  • 10 ton beras

  • Perlengkapan kebersihan dan mandi

  • Family kit

  • Pakaian anak

  • Selimut dan terpal

  • Popok bayi

  • Pembalut wanita

Baca Juga: Kapan UMK Jawa Barat 2026 Diumumkan? Ini Simulasi Upah Jika Naik 6,5 Persen

Gerakan kemanusiaan ini tak hanya digerakkan oleh Pemprov Banten. Sejumlah lembaga dan sektor usaha ikut ambil bagian, di antaranya:

  • PMI Banten: 3 tangki air bersih

  • PT Jamkrida Banten: 100 paket sembako

  • Pramuka Kwarda Banten: Rp10 juta

  • Apindo Banten: Rp100 juta

Baca Juga: Bencana Menggila! DPR di Bawah Puan Dinilai Tidak Niat dalam Evaluasi Tambang

BPBD Banten juga membuka penggalangan donasi untuk seluruh ASN Pemprov Banten. Donasi berlangsung hingga 20 Desember 2025 dan akan disalurkan sepenuhnya kepada korban bencana.

Kepala Badan Penghubung Sumatera Barat, Aschari Cahyaditama, mengapresiasi cepatnya langkah Banten dalam memberikan bantuan.

“Pemprov Banten begitu sigap. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ungkapnya.

Hal senada datang dari Kepala Badan Penghubung Aceh, Said Marzuki, yang berharap bantuan tersebut dapat mempercepat masa pemulihan.

“Terima kasih kepada pemerintah dan masyarakat Banten. Semoga Aceh segera bangkit dan masyarakat bisa kembali beraktivitas,” ujarnya.

Melalui kolaborasi pemerintah, lembaga kemanusiaan, dunia usaha dan masyarakat.

Pemprov Banten berharap bantuan ini mampu meringankan beban warga di wilayah terdampak serta mempercepat proses rehabilitasi pascabencana di Sumatra.***