POJOKSATU.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memastikan diri ikut turun tangan membantu korban banjir besar yang menerjang sejumlah wilayah di Sumatera.
Bantuan berupa pangan, pakaian, dan perlengkapan dasar lainnya tengah dipersiapkan untuk segera dikirim ke tiga provinsi terdampak: Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.
Sekretaris Daerah (Sekda) Banten, Deden Apriandhi, menegaskan bahwa seluruh bantuan diberikan dalam bentuk natura, bukan uang.
Baca Juga: APBN 2026 Naikkan Dana Gizi Hingga 27%, Tapi Pangkas TKD Rp 155 Triliun, TPP Pegawai Terancam!
“Prioritas kita sandang dan pangan. Semuanya sedang dipersiapkan,” ujarnya, Senin (1/12/2025), dikutip pojoksatu.id dari radarbanten.co.id.
Deden menjelaskan, meski Banten juga memiliki risiko bencana kiriman seperti banjir tanpa hujan lokal, personel tetap disiagakan penuh.
Ia menilai kewaspadaan mutlak diperlukan agar daerah sendiri tidak kecolongan. “Keterbatasan petugas membuat kita harus tetap menjaga daerah. Antisipasi wajib,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Banten, Lutfi Mujahidin, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memetakan kebutuhan bantuan setelah rapat bersama beberapa OPD dan stakeholder.
Meski tidak semua instansi hadir, sejumlah dinas sudah menyatakan kesiapan menyalurkan bantuan berupa makanan, obat-obatan, dan perlengkapan lainnya.
Tak hanya dari instansi pemerintah, BUMD dan stakeholder juga ikut bergerak.
Bahkan BPBD membuka pintu bagi masyarakat luas yang ingin berdonasi melalui posko Peduli Sumatera di kantor BPBD.
“Posko sudah disiapkan. Kita juga sedang menyiapkan rekening donasi lengkap dengan QR code agar masyarakat bisa menyumbang dengan mudah,” kata Lutfi.
Ia memastikan laporan harian terkait jumlah bantuan dan donasi akan dipublikasikan melalui media sosial resmi BPBD.
Untuk pengiriman bantuan, ada tiga opsi: melalui KRI, pesawat Hercules milik BNPB, atau jalur darat jika dua opsi utama tidak memungkinkan.
“Kita prioritaskan yang tercepat dan paling aman. Semua sedang kita koordinasikan,” pungkasnya.***


