POJOKSATU.id, Tangerang - Antrean kendaraan terjadi di SPBU 34.42109 Rest Area KM 68B Tol Tangerang-Merak pada Kamis, 10 September 2026.

Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) menyebut peningkatan antrean dipicu oleh bertambahnya volume kendaraan logistik di jalur tersebut.

Pjs. Area Manager Communication & Relations PT Pertamina Patra Niaga, Dila Amanda Kenniza, mengatakan SPBU Rest Area KM 68B menjadi salah satu lokasi pengisian BBM yang banyak digunakan kendaraan logistik dari dan menuju Sumatera.

Baca Juga: Bursa Eropa Tertekan, Inflasi AS dan Harga Minyak Jadi Beban Investor

"SPBU Rest Area KM 68B juga menjadi salah satu titik pengisian BBM yang banyak dimanfaatkan kendaraan logistik dari dan menuju Sumatera, mengingat lokasinya sebagai rest area pertama setelah penyeberangan dari Merak," ujar Dila dalam keterangannya.

Lonjakan kendaraan tersebut tercermin dari kenaikan traffic di Rest Area KM 68B yang mencapai sekitar 21 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Tekanan terhadap kebutuhan BBM juga meningkat. Permintaan Biosolar di wilayah Banten tercatat naik sekitar 11-14 persen dalam tiga bulan terakhir.

Baca Juga: Akhirnya Resmi Meluncur! iPhone Duo Jadi Ponsel Lipat Pertama Apple yang Dibanderol Rp56 Juta

Selain itu, mobilitas kendaraan turut berubah seiring adanya perubahan aktivitas pertambangan di wilayah Parung Panjang. Kondisi tersebut ikut memengaruhi kebutuhan pengisian BBM di sejumlah titik, termasuk SPBU Rest Area KM 68B.

Pertamina Patra Niaga menyatakan memahami antrean yang terjadi dapat mengganggu kenyamanan masyarakat, terutama pengguna jalan yang tengah melakukan perjalanan.

Untuk mempercepat penguraian antrean, Pertamina Patra Niaga bersama Fuel Terminal Tanjung Gerem melakukan sejumlah langkah. Salah satunya dengan memprioritaskan suplai BBM ke SPBU Rest Area KM 68B dan mengoptimalkan pengiriman secara berkelanjutan.

Baca Juga: Jangan Sampai Berkas Ditolak! Ini Ketentuan Penting Pengajuan Mutasi ASN di Aplikasi Terbaru BKN

Sistem marshalling juga diaktifkan untuk mengatur kendaraan dan membantu mengurai kepadatan antrean. Pertamina turut menambah petugas pelayanan pada jam-jam sibuk agar proses pengisian BBM dapat berlangsung lebih cepat.

Dila mengatakan pemantauan terhadap kondisi di lapangan terus dilakukan untuk menyesuaikan pola suplai dengan kebutuhan.

"Pertamina Patra Niaga terus memonitor kondisi di lapangan secara intensif dan melakukan penyesuaian pola suplai sesuai dengan perkembangan kebutuhan, guna memastikan ketersediaan dan kelancaran penyaluran BBM bagi masyarakat dan pengguna jalan," katanya.

Baca Juga: Makin Praktis dan Transparan! Begini 5 Tahapan Alur Mutasi ASN Terbaru Lewat Aplikasi i-Mutasi

Masyarakat yang membutuhkan informasi maupun ingin menyampaikan pengaduan terkait pelayanan BBM dapat menghubungi Pertamina Call Center 135 atau melalui email [email protected].***