POJOKSATU.id - Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, kembali mengetuk hati masyarakat.
Ia mengajak warga yang mampu untuk turun tangan menjadi orang tua asuh bagi keluarga berisiko stunting, demi memastikan kebutuhan nutrisi anak terpenuhi.
Ajakan itu disampaikannya usai menyerahkan bantuan nutrisi untuk keluarga rentan stunting di Aula Kantor Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Kamis (4/12/2025).
“Orang tua asuh sangat penting untuk membantu pemenuhan gizi keluarga berisiko stunting,” tegas Tinawati, dikutip pojoksatu.id dari bantenprov.go.id.
Menurutnya, banyak keluarga yang terdampak stunting berasal dari kondisi ekonomi rendah sehingga membutuhkan dukungan nyata.
Karena itu, masyarakat yang lebih mampu diharapkan mau ikut menyokong kebutuhan gizi anak-anak tersebut.
Tinawati juga mengungkapkan bahwa dirinya dan Gubernur Banten Andra Soni sudah lebih dulu mengambil langkah konkret.
Keduanya telah menjadi orang tua asuh bagi sejumlah anak penderita stunting di Provinsi Banten.
“Kami sudah memulai lebih dulu sebelum mengajak masyarakat,” ujarnya.
Baca Juga: Beasiswa SISGP 2026! Kesempatan Emas Mahasiswa Indonesia Kuliah Master di Swedia
Sebagai bentuk kepedulian, Tinawati menyerahkan 50 paket bantuan nutrisi kepada ibu hamil, ibu menyusui, serta keluarga dengan bayi di bawah usia dua tahun.
Bantuan ini diharapkan dapat memperbaiki kualitas gizi sekaligus menekan risiko stunting.
Sementara itu, Erminawati, Kabid Pengendalian Penduduk dan Perlindungan Anak dari DP3AKKB Provinsi Banten, menjelaskan bahwa pemerintah daerah terus menggencarkan program percepatan penurunan stunting.
Salah satunya adalah distribusi bantuan nutrisi ke seluruh kabupaten/kota.
Tak hanya itu, sosialisasi mengenai makanan bergizi dan pola asuh sehat juga digelar secara rutin agar masyarakat semakin paham pentingnya pemenuhan gizi sejak dini.
Baca Juga: Beasiswa SISGP 2026! Kesempatan Emas Mahasiswa Indonesia Kuliah Master di Swedia
Erminawati menambahkan, upaya pemerintah menunjukkan hasil positif. Tren penanganan stunting di Banten disebut terus membaik.
Bahkan, enam daerah berhasil meraih apresiasi dari Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian karena dinilai berprestasi dalam penanganan stunting.
Daerah yang mendapat apresiasi itu antara lain Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, Tangerang Selatan, Kabupaten Serang, Kota Serang, dan Kota Cilegon.
Dengan dukungan masyarakat sebagai orang tua asuh, Pemprov Banten optimistis angka stunting dapat terus ditekan dan generasi masa depan tumbuh lebih sehat dan kuat.***


