Apa itu Perencana Keuangan, Manfaatnya Serta Penggunaan Aplikasi Keuangan untuk Perusahaan?

Aplikasi Keuangan Perusahaan Online by Mekari.
Aplikasi Keuangan Perusahaan Online by Mekari.

POJOKBANTEN.com – Perencana keuangan adalah sebuah susunan rencana yang digunakan untuk mengatur keuangan pribadi seseorang demi memenuhi suatu tujuan keuangan.


Jadi, kenapa ya perencana keuangan itu penting? Perencana keuangan merupakan profesi yang baru mulai dikenal di Indonesia. Profesi ini tumbuh seiring dengan naiknya literasi masyarakat untuk mengelola keuangan.

Indonesia termasuk negara berkembang dan kelas menengah merupakan demografi terbesarnya. Berangkat dari pengalaman orang tua dari masa lalu yang berjalan dengan kehidupan saat ini, membuat masyarakat Indonesia menyiasati keuangan supaya cukup untuk sekarang dan terutama masa depan.

Tetapi berapapun pendapatan sering kali tidak cukup dan membuat stres lalu harus bagaimana mengelola keuangannya? Mari kita simak selengkapnya di artikel ini.


Apa Itu Perencana keuangan?

Saat ini istilah ‘perencana keuangan’ ramai diperbincangkan di lingkungan kita, karena ada perusahaan yang menyebut dirinya sebagai perencana keuangan. Namun, banyak klien yang melaporkan perusahaan tersebut karena dianggap justru merugikan mereka.

Perencana keuangan adalah seseorang atau lembaga profesional yang memenuhi syarat untuk membantu individu dan perusahaan memenuhi tujuan keuangan jangka panjang mereka.

Fokusnya membangun rencana keuangan untuk membantu klien mencapai tujuan akhirnya. Seperti definisi yang telah disebutkan, biasanya seorang perencana keuangan bertanggung jawab pada klien. Mereka bisa saja individu, lembaga, atau perusahaan.

Seorang perencana keuangan bertugas melakukan konsultasi dengan klien untuk menganalisis tujuan, toleransi risiko, kehidupan, tahapan, dan jenis investasi yang sesuai untuk mereka.

Baca Juga : 9 Hal Yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Membeli Aplikasi Pengelolaan Keuangan

Dari hasil analisis tersebut, perencana keuangan akan merencanakan program yang dapat membantu klien meraih tujuan finansial itu. Caranya yakni dengan melakukan diversifikasi investasi yang akan memberikan penghasilan sesuai tujuan tersebut.

Hal itu termasuk merencanakan strategi tabungan pensiun, investasi, pengeluaran kecil dan besar, pajak, serta perencanaan tempat tinggal.

Biasanya perencana keuangan merencanakan keuangan secara umum. Namun, ada pula yang memiliki spesialisasi di bidang tertentu seperti perencanaan pensiun dan investasi.

Elemen yang Ada dalam Perencanaan Keuangan

Dalam sebuah perencanaan keuangan, ada beberapa elemen yang terkandung di dalamnya. Elemen yang harus dipertimbangkan antara lain adalah:

1. Tujuan finansial yang ingin dicapai

Sebaiknya tuliskan tujuan finansial sedetail mungkin agar kamu bisa menentukan langkah-langkah apa saja yang harus diambil untuk mencapai tujuan tersebut.

2. Jangka waktu yang dibutuhkan

Istilah lebih cepat lebih baik sangat tepat jika diaplikasikan pada rencana keuanganmu. Tentukan target waktu untuk mencapai tujuan yang sudah kamu tentukan di poin sebelumnya. Ini akan membuatmu semakin termotivasi.

3. Action plan

Sebuah rencana tidak akan lengkap jika tidak disertai dengan langkah-langkah konkrit untuk mencapai tujuan yang sudah ditentukan.

Tentukan Tindakan jangka pendek dan jangka pendek, secara jelas dan praktis. Pastika setiap langkah yang diambil membawamu lebih dekat pada tujuanmu.

Baca Juga : Ini Alasan Mengapa Perusahaan Perlu Mengelola Data Karyawan dengan Baik

4. Sumber daya finansial

Yang dinamakan perencanaan keuangan tentu harus ada sumber finansial yang menjadi “motor” untuk menggerakkan semua rencana yang sudah kamu buat.

Sumber daya ini bisa berupa banyak hal, misalnya pendapatan dari gaji, pendapatan tambahan, laba usaha, dividen saham, dan masih banyak lagi. Sumber daya finansial akan sangat erat kaitannya dengan rencana finansial yang kamu buat nantinya.

5. Faktor resiko

Ketika membuat perencanaan keuangan, perhitungkan juga semua resiko yang datang bersama dengan rencana tersebut. Faktor resiko biasanya berkaitan dengan sumber daya finansial.

Misalnya, jika sumber daya utamanya adalah gaji bulanan, maka faktor resiko yang menyertai adalah jika suatu saat nanti dipecat dari pekerjaan atau sudah tiba masanya pensiun.

Kelima elemen tersebut di atas merupakan aspek yang sangat penting dan berpengaruh satu dengan yang lainnya. Jika satu elemen saja dihilangkan, maka perencanaan keuangan tidak akan tersusun dengan sempurna.

6 Manfaat Perencana keuangan

1. Membuat Anggaran

Perencanaan keuangan tidak sebatas memonitor apakah kondisi keuangan kamu sehat tapi juga adanya pembuatan anggaran. Dengan adanya budgeting, kamu bisa:

● Mengetahui secara pasti kemana uang kamu “mengalir”

● Membatasi pengeluaran kamu

● Lebih terfokus dalam menabung demi mencapai tujuan keuangan

● Mencatat keuangan demi melacak pengeluaran dan pemasukan

● Mencegah Hutang

Dengan adanya pembuatan anggaran dan pemantauan kondisi keuangan, akan lebih kecil kemungkinan risiko utang.

Nyatanya, pemantauan kondisi keuangan bisa memberitahu kamu jika kondisi rasio utang kamu sudah melampaui batas sehat. Kemudian pembuatan anggaran juga dapat membantu kamu mengatasi ketidakseimbangan yang mungkin disebabkan oleh utang.

Baca Juga : Alasan Mengapa Menggunakan Aplikasi Database Karyawan Penting untuk Perusahaan

2. Memantau Kondisi Keuangan

Perencana keuangan membantu kamu memantau kondisi keuangan kamu. Apakah sudah sehat? Atau kamu malah dalam risiko finansial, seperti utang, risiko tak terduga bahkan kebangkrutan?

Dengan melakukan perencana keuangan, kamu bisa melihat kondisi keuangan kamu sekarang dan memantaunya dengan mudah. Kamu bisa melihat apakah kondisi keuangan kamu sudah sehat atau sedang buruk dengan kriteria berikut:

● Menabung minimal 20% dari pendapatan bulanan

● Utang bulanan (read: cicilan) tidak lebih dari 30% pendapatan bulanan

● punyai dana darurat (likuid) sebesar 6-12 kali pengeluaran bulanan

● Menyisihkan 10% pendapatan untuk perlindungan finansial berupa asuransi

3. Rencana investasi

Setelah mempunyai pondasi finansial yang kuat, serta perlindungan finansial, kamu bisa memulai rencana investasi. Dengan begitu, kamu pun mulai sedikit demi sedikit membangun pendapatan pasif.

Dengan investasi, uang yang kamu kumpulkan bisa bertambah banyak dan juga dapat melawan inflasi yang ada.

Melakukan perencanaan keuangan membantumu dalam membuat rencana investasi tersebut. Mulai dari memilah jenis investasi yang cocok untuk kamu, periode waktu investasi, hingga membantumu memantau hasil investasi yang kamu peroleh sekarang.

Baca Juga : Apa itu Software Slip Gaji Karyawan, Fungsi, Aturan, dan Manfaatnya

4. Membangun Aset

Tidak hanya untuk pondasi dasar keuangan, mempunyai suatu perencana keuangan dapat membantu kamu membangun aset. Baik itu untuk aset pribadi, atau aset dari bisnis, perencana keuangan mengambil peranan penting.

Dengan fitur-fitur seperti pemantauan keuangan, anggaran, pencegahan utang, asuransi, hingga investasi, kamu bisa menggunakan perencanaan keuangan untuk mencegah “kebocoran” dan menambah pemasukan.

Otomatis, hal ini akan membuatmu lebih mudah untuk membangun aset kamu sedikit demi sedikit.

5. Realisasikan Tujuan Keuangan

Ketika kamu sudah membangun aset, kamu pun pada akhirnya akan bisa merealisasikan tujuan keuangan kamu. Entah itu hidup tua yang mapan, bisa menyekolahkan anak, mempunyai bisnis atau yang lainnya.

6. Memaksimalkan sumber pendapatan yang dimiliki

Memaksimalkan sumber pendapatan bisa dilakukan dengan memperbaiki arus kas keuangan pribadimu. Arus kas adalah pencatatan uang yang masuk dan keluar setiap harinya.

Dengan demikian kamu akan menyadari bagaimana caramu menggunakan uangmu selama ini. Jika kamu rajin mencatat arus uangmu, maka kamu akan tahu item pengeluaran apa yang paling besar dan mana yang bisa kamu pangkas.

Jika kamu memiliki perencanaan keuangan yang matang, kamu akan menyadari bahwa selama ini kamu sangat boros dan seharusnya bisa lebih banyak menyimpan uang yang kamu dapatkan.

Tipe Perencana keuangan

1. Robo-Advisors

Jika ingin membuat perencanaan keuangan yang sederhana, kamu bisa mengandalkan robo-advisors. Robo-advisors adalah yang dikelola secara otomatis menggunakan algoritma komputer.

Perencanaan akan disesuaikan dengan tujuan keuangan yang kamu input. Biasanya, biaya yang kamu butuhkan untuk robo-advisor lebih rendah daripada tipe financial lainnya.

2. In-person Perencana keuangans

Tipe financial selanjutnya adalah in-person perencana keuangans. Kamu bisa memilih tipe yang satu ini jika membutuhkan perencanaan keuangan yang lebih rumit atau dalam jangka panjang.

Alasannya, in-planner perencana keuangans dapat memberikan perencanaan yang lebih sesuai dengan kondisi sesungguhnya.

3. Online perencanaan keuangan services

Online perencanaan keuangan services adalah gabungan antara perencana keuangans robot dan manusia. Kamu akan mendapat perencanaan keuangan yang dihasilkan oleh algoritma komputer.

Namun, kamu juga bisa berkonsultasi dengan seorang perencana keuangans melalui telepon, email, atau video call.

Itulah penjelasan mengenai perencana keuangan, singkatnya yang dimaksud dengan perencana keuangan adalah lembaga atau individu yang bertugas untuk membantu kliennya dalam mewujudkan tujuan keuangannya.

Tanggung jawab perencana keuangan tidak hanya sekadar membuat perencanaan keuangan, namun juga memastikan bahwa kliennya mampu menjalankan rencana tersebut dengan baik hingga tujuan keuangannya tercapai.

Baca Juga : Mengenal Performance Management System dan Manfaatnya untuk Produktivitas Bisnis

Penggunaan Aplikasi Keuangan Sebagai Alternatif

Selain itu, perencana keuangan juga memiliki 3 jenis yang berbeda dan masing-masing memiliki peran serta kemampuan tersendiri.

Agar bisa menjadi seorang perencanaan keuangan yang terpercaya dan kredibel, diperlukan sertifikasi yang mumpuni.

salah satu alternatif yang bisa dilakukan dalam melakukan perencanaan keuangan adalah dengan menggunakan jasa pihak ketiga berupa aplikasi keuangan.

Aplikasi keuangan berperan untuk membantu melakukan perencanaan keuangan secara terperinci, profesional namun tetap mudah digunakan.

faktanya, di luar sana, banyak pihak ketiga yang menawarkan Aplikasi keuangan dengan jani mampu membantu kita dalam melakukan perencanaan keuangan.

Namun, tidak semua aplikasi keuangan memiliki fitur yang lengkap, terperinci, dan dapat diandalkan, khususnya dalam melakukan perencanaan keuangan untuk bisnis atau perusahaan.

Maka dari itu pentingnya memilih aplikasi untuk keuangan, agar memudahkan dalam pelaporan keuangan perusahaan, contohnya seperti menggunakan software akuntansi atau aplikasi keuangan seperti Jurnal by Mekari yang sudah memiliki berbagai fitur dan kelengkapan yang dibutuhkan perusahaan dalam melakukan pencatatan keuangan.

Jurnal by Mekari merupakan aplikasi keuangan sekaligus software akuntansi online dengan laporan keuangan seperti neraca keuangan, arus kas, laba-rugi, dan lainnya.

Sebagai salah satu aplikasi keuangan yang terpercaya, Jurnal by Mekari memiliki tujuan, yaitu memudahkan pembukuan serta proses akuntansi pemilik bisnis.

Semua perusahaan dan pengusaha pasti menginginkan administrasi yang berjalan baik sementara masih banyak perusahaan yang kesusahan untuk mengelola administrasi yang baik, untuk itulah Jurnal by Mekari hadir sebagai Simple Online Accounting Software sekaligus aplikasi keuangan yang dapat menunjang kesuksesan pebisnis.

Dengan menggunakan aplikasi keuangan seperti Jurnal by Mekari, maka lebih menghemat waktu proses administrasi dan operasional, dengan harga yang efisien, efektif dan cepat. Karena itu, pebisnis bisa lebih fokus untuk mengembangkan usahanya.

Aplikasi keuangan atau accounting software Jurnal by Mekari bisa diakses secara fleksibel, untuk berbagai perangkat dan kapan saja, selama terhubung dengan internet.

Menggunakan software akuntansi ini menjadikan pengguna lebih mudah dalam membuat invoice atau faktur, mengecek inventori, serta membuat laporan keuangan.

Jadi, aplikasi keuangan Jurnal by Mekari menjadikan pembuatan laporan keuangan perusahaan lebih mudah, aman, cepat, nyaman, dan datanya bisa diakses secara real-time.

Menariknya, Jurnal by Mekari telah memiliki keamanan berstandar tinggi, ISO 27001, setara dengan bank, sehingga keamanan data perusahaan terjamin.

Selain itu, aplikasi keuangan Jurnal memiliki banyak fitur didalamnya seperti:

● Fitur pembelian di mana didalamnya terdapat fitur purchase order dan invoice dengan rinci dan lengkap.

● Pembuatan faktur dan perhitungan pajak otomatis.

● Cash link.

● Pembuatan laporan keuangan dan masih banyak lagi fitur lainnya.

● Manajemen Stok

Dengan menggunakan aplikasi keuangan seperti Jurnal, Anda juga dapat mengakses data secara realtime, kapan pun dan di mana pun. Nikmati kesempatan free trial aplikasi catatan keuangan Jurnal selama 14 hari.

Dengan memilih aplikasi keuangan Jurnal, perusahaan akan lebih terbantu dalam melakukan pencatatan keuangan karena sudah diintegrasikan dengan teknologi yang mampu memfasilitasi segala keperluan perusahaan.***