Jual HP Niatnya untuk Tahlilan Ibu Meninggal, Malah Ketipu Uang Palsu

Uang palsu hasil COD jual HP untuk tahlilan

POJOKSATU.id, TANGERANG – Peristiwa yang sangat tak mengenakkan diterima Irfan Sulaiman (31), Bulak Santri, Pondok Pucung, Karang Tengah, Kabupaten Tangerang.


Dalam suasana sedih dan kepepet, ia malah menjadi korban penipuan.

Niatnya menjual telepon seluler miliknya untuk tahlilan ibunya yang meninggal dunia.

Tapi Irfan Sulaeman malah mendapat uang palsu dari orang yang membeli.


“Niatnya dari hasil penjualan itu buat tahlilan. Tapi pas COD enggak tahu uangnya palsu,” katanya, Rabu (17/2/2021).

Irfan menceritakan, peristiwa itu berawal dari menjual telepon selular melalui media sosial Facebook.

Singkat cerita, ada seseorang yang berminat membeli telepon selularnya sampai disepakati untuk kopi darat.

Pelaku, kata Irfan, datang ke lokasi pertemuan dengan berboncengan bersama temannya.

“Dia berdua naik motor dan tidak pakai helm, hanya masker saja. Saya enggak ada rasa curiga,” jelasnya.

Setelah melihat telepon selular, pelaku akhirnya menyerahkan Rp3,1 juta sebagaimanan harga yang disepakati.

“Saya ketipu Rp3 juta dari hasil penjualan handphone senilai Rp3,1 juta. Jadi yang asli itu cuma Rp100 ribu. Uang yang Rp3 juta ternyata uang palsu,” terangnya.

Irfan sendiri baru tahu bahwa uang yang didapatnya itu adalah uang palsu setelah membelanjakannya untuk keperluan tahlilan.

“Tapi pas sampai di rumah, saya belikan makanan buat orang yang mengaji malah ternyata uangnya palsu,” beber dia.

Karena itu, ia pun lantas melaporkan peristiwa yang dialaminya itu ke Polsek Ciledug.

“Sudah buat laporan. Saya berharap (pelakunya) segera ketangkep,” katanya.

Sementara, Kapolsek Ciledug Kompol Wisnu Wardhana mengatakan, kasus tersebut masih dalam penanganan pihaknya.

“Benar, masih dalam penyelidikan. Kejadiannya di SPBU Green Lake City,” kata Wisnu.

(hen/pojoksatu)