RSU Tangsel Siap Gelar Vaksinasi Covid-19

Kepala Seksi Pelayanan Medis Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Tangerang Selatan Ronald Adrianto/hendri pojoksatu

POJOKSATU.id, TANGSEL – Kepala Seksi Pelayanan Medis Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Tangerang Selatan Ronald Adrianto memastikan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang akan dilakukan pada Jumat (15/1/2021) telah siap di rumah sakit tersebut.


Tahap pertama vaksinasi itu akan diberikan kepada para tenaga kesehatan Tangsel dan dalam pelaksanaannya terdapat 33 tenaga vaksinator yang akan bertugas dalam proses penyuntikan vaksin tersebut.

“RSU Tangsel saat ini sudah siap, petugas sudah dilatih. Tim sudah dibentuk, peralatan, dan fasilitas sudah siap. Tenaga vaksinator pun sudah menjalani pelatihan dalam menjalankan vaksin Covid-19 tersebut,” ujar Ronald, Rabu (13/1/2021).

Ronald menambahkan hingga saat ini RSU Tangsel masih menunggu seluruh data peserta vaksin yang terdata di pemerintah pusat.


“Karena data nanti muncul saat H-1. Termasuk kemudian juga vaksinnya, karena tidak distok dari sekarang, kami masih menunggu distribusinya,” katanya.

Sementara, Anggota Tim Vaksinator RSU Tangsel Lasdo menuturkan pemberian vaksin tersebut terbagi menjadi empat tahapan.

Untuk tahap pertama, peserta harus mendaftarkan diri di meja registrasi dan dilanjut ke meja dua untuk di-screening atau diperiksa, benarkah peserta vaksin bisa memenuhi syarat-syarat yang bisa divaksin.

“Karena ada vaksin yang ditunda dulu, bukan karena bahaya, tapi karena ada penelitian yang belum selesai. Contohnya seperti hipertensi, itu kan penyakit yang banyak (diderita). Itu belum selesai laporannya, jadi diperiksa,” jelas Lasdo.

Lasdo mengatakan setelah itu semua peserta vaksin bisa langsung melakukan vaksinasi di tahapan berikutnya.

Lasdo menambahkan setelah dilakukan penyuntikan vaksin peserta selanjutnya akan diarahkan ke meja selanjutnya untuk dilakukan pemeriksaan kembali ke ruang resusitasi.

“Untuk mencegah kemungkinan syok anafilaktik atau alergi. Jadi semua benda yang dimasukkan itu ada kemungkinan alergi. Sama seperti zat lain, semua zat yang dimasukkan ke tubuh, intinya ada saja orang yang alergi. Kita sudah menyiapkan sedetail itu,” tuturnya.

Selain diobservasi, Lasdo mengungkapkan peserta vaksin yang sudah menjalankan penyuntikan juga akan diberikan surat keterangan.

“Jadi nanti yang sudah divaksin, diberikan surat tanda vaksin dan akan diulang 2 minggu lagi karena dosisnya penyuntikan dua hari,” katanya.

(hen/pojoksatu)