Angka IPM Tangsel Terus Naik, Pilar: Jangan Sampai Turun Lagi, Saya Akan Pertahankan

Pilar Saga Ichsan

POJOKSATU.id, TANGSEL – Politikus muda Partai Golkar Pilar Saga Ichsan berkomitmen untuk mempertahankan indeks pembangunan manusia (IPM) Kota Tangerang Selatan (Tangsel).


Menurut Pilar, skor IPM di Tangsel naik tiap tahunnya berkat kerja keras Wali Kota Airin Rachmi Diany dan Wakil Wali Kota Benyamin Davnie.

“Saya bertekad untuk memberi kontribusi berarti bagi Tangsel. Itu tidak mudah, karena Kota ini sudah maju. IPM cukup tinggi,” ujar Pilar dalam keterangan tertulis, Senin (23/8/2020).


Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS) Banten pada 2011, Tangsel mendapatkan skor IPM 76,99.

Setahun kemudian, nilainya menjadi 77,68. Pada 2013, nilai IPM Tangsel naik menjadi 78,65 hingga 2019 menjadi 81,48.

Sementara itu, IPM Indonesia berada di level 71,92, sedangkan Banten di level 72,44.

Untuk itu, dia pun berjanji menyempurnakan pencapaian bersama Benyamin yang maju sebagai bakal calon wali kota Tangsel di Pilkada 2020.

Menurut bakal calon wakil wali Kota Tangsel itu, secara angka kondisi di Tangsel cukup baik.

Kemiskinan di Tangsel, kata Pilar, hanya 1,64 persen. Kondisi ini pun dia akan terus tekan.

“Jangan sampai IPM turun, kemiskinan naik. Jangan sampai Kota Tangsel yang sudah maju ini jadi mundur,” kata Pilar.

IPM terdiri dari tiga indikator utama, yaitu kesehatan, tingkat pendidikan, dan indikator ekonomi.

Indeks tersebut mengukur taraf kualitas fisik dan nonfisik penduduk.

Kualitas fisik tercermin dari angka harapan hidup. Kualitas nonfisik berupa intelektualitas diukur melalui lamanya rata-rata penduduk bersekolah dan angka melek huruf, sedangkan kemampuan ekonomi masyarakat tercermin dari nilai purchasing power parity index.

(hen/pojoksatu)