Diduga Mau Curi Sarang Walet, Warga Pandeglang Ditemukan Tewas Mengenaskan

Ilustrasi penikaman
Ilustrasi penikaman

POJOKSATU.ID, LEBAK – Warga di Kampung Sukahujan Masjid RT 07/RW 03, Desa Pondok Pinang, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, digegerkan dengan penemuan mayat, Selasa (12/03/19) sekira pukul 08.00 WIB.

Belakangan beredar informasi kalau jasad tersebut adalah terduga pelaku pencurian sarang burung walet atas nama Wawan Suandi (43) warga Desa Sinarjaya, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang.

BACA JUGA: Pendidikan Berkualitas Jadi Prioritas Pemprov Banten

Wawan diduga adalah pelaku pencurian sarang burung walet yang kepergok Komarudin (28), penjaga sarang burung walet, saat menjalankan aksinya. Keduanya kemudian terlibat duel dan korban pelaku pencurian itu meregang nyawa penuh luka bacok di sekujur tubuh.

Di lokasi penemuan mayat korban, ditemukan KTP yang diduga kuat milik terduga pelaku pencurian tersebut. Ciri-ciri korban saat ditemukan, menggunakan baju hitam, celana coklat pendek. Saat diketemukan, kondisinya penuh luka bacokan di bagian kepala, tangan dan perut.

Selain itu, Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, yakni satu buah linggis, pakaian dan tas kecil. Satu buah dompet warna hitam yang berisi, KTP, SIM A dan SIM C. Semua milik korban tewas terduga pelaku pencurian sarang burung walet.

Kapolsek Panggarangan, AKP Sadimun, ia membenarkan tentang penemuan mayat terduga pelaku pencurian dan pemberatan yang tewas penuh luka bacokan karena duel dengan penjaga sarang burung walet tersebut sekitar pukul 02.30 WIB, dini hari tadi.

BACA JUGA: Kampanye di Cianjur, Prabowo Ngamuk Usir Seseorang yang Mendekat ke Mobilnya

“Terduga pelaku pencurian sarang burung walet yang meningal dunia itu bernama Wawan Suandi, dalam menjalankan aksinya, pelaku bersama satu orang temannya yang tidak dikenal dan berhasil melarikan diri dan menjadi DPO,” ujar Sadimun.

Lanjut Sadimun, dalam menjalankan aksinya terduga pelaku Curat sarang burung walet itu, dengan cara membobol tembok dinding belakang bangunan sarang burung walet dengan menggunakan linggis dan mesin bor elektrik.

“Kejadian percobaan pencurian dipergoki dan diteriakin maling oleh penjaga sarang burung walet, kemudian para tersangka melarikan diri dengan berpencar. Salah satu tersangka pelaku Wawan Suandi terlibat perkelahian dan saling bacok dan tikam dengan penjaga,” jelasnya.

Karena sama-sama terluka lanjut Sadimun, pelaku percobaan curat itu, sempat melarikan diri dan penjaga sarang burung walet melapor kepada pemilik sarang burung walet.

BACA JUGA: Dimarahi dan Diusir Prabowo di Cianjur, AKBP Rahmat Hakim Minta Maaf

“Pagi harinya sekitar jam 08.00 WIB, setelah dilakukan penelusuran di lokasi kejadian. Ditemukan sesosok mayat yang diduga pelaku percobaan curat tersebut. Setelah mendapat laporan dari masyarakat, anggota piket langsung mendatangi TKP dan melakukan olah TKP, lalu membawa mayat korban ke RSUD Malingping untuk dilakukan otopsi,” katanya.

(dinar/fat/pojoksatu)