Tersangkut Kasus Korupsi, Tujuh ASN Pemkot Tangsel Dipecat

Asisten Daerah I Kota Tangsel Rahmat. (rmol)

POJOKSATU.id, TANGSEL – Hal ini diungkapkannya usai diskusi Refleksi Peringatan Hati Anti Korupsi di salah satu rumah makan di Serpong, Minggu, (9/12/18). Asisten Daerah I Kota Tangsel Rahmat Salam menyatakan sebanyak tujuh ASN dilingkup Pemkot Tangsel dipecat kasus korupsi.


“Ada tujuh pegawai yang sudah dipecat,” katanya.

Namun sayangnya, mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup ini tidak mengetahui data baik nama maupun dari dinas mana ASN yang tersangkut kasus korupsi. Sedangkan, untuk sanksi disesuaikan dengan pelanggarannya.

“Datanya ada di Inspektorat. Nanti bisa ditanya,” singkatnya.


Menurutnya, untuk meminimalisir tindak korupsi di Kota dengan motto Cerdas, Modern dan Religius ini sudah membuat payung hukum berupa perda yang kini tengah dibahas bersama DPRD.

“Pejabat Eselon IV sudah kita ajak untuk assement atau pendampingan dengan KPK,” ujarnya.

Rahmat menegaskan, untuk memberantas korupsi di Tangsel diperlukan peran aktif masyarakat.

“Kalau ada penyelewengan yang menyangkut pegawai Pemkot Tangsel laporkan ke Inspektorat. Dengan membawa bukti. Minimal dua alat bukti. Saya pastikan akan ditindaklanjuti laporannya,” terangnya.

Selain itu, sambung Rahmat, Pemkot Tangsel pun telah membuat aplikasi SIARAN untuk pengaduan masyarakat.

“Biasanya kita ada rapat wasdal (pengawasan dan pengendalian-Red). Bagi dinas yang tidak menindaklanjuti pengaduan akan kita tegur dan kinerjanya dievakuasi,” pungkasnya.

(ars/rmol/pojoksatu)