POJOKSATU.id, BANDUNG – Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, menghadiri acara puncak West Java Economy Society (WJES) 2024 di Kantor Perwakilan Bank Indonesia wilayah Jawa Barat.
Dalam sambutannya, Bey mengatakan WJES 2024 adalah momentum strategis dalam memperkuat langkah Jawa Barat menuju pertumbuhan ekonomi yang stabil, inklusif, dan berdaya saing.
“Di tengah dinamika global yang penuh tantangan, pertemuan ini menjadi ajang penting bagi kita semua untuk menyumbangkan ide-ide dan rekomendasi demi kemajuan bersama,” ucap Bey.
Baca Juga: Pj Gubernur Bey Machmudin : Inflasi Jabar di Level 1,92 Persen
Ia pun menjelaskan, WJES 2024 membahas forum strategis tiga pilar utama yakni infrastruktur, sumber pertumbuhan ekonomi baru, dan digitalisasi.
“Ketiga pilar ini saling mendukung dan berperan penting dalam membangun ekonomi Jawa Barat yang kokoh,” kata Bey.
Menurut Bey, infrastruktur yang baik meningkatkan konektivitas dan membuka peluang ekonomi baru, pengembangan sektor potensial mendorong pertumbuhan inklusif, dan digitalisasi mempercepat transformasi serta menjangkau daerah terpencil.
Baca Juga: Ketidakpastian Pasar Keuangan Global Kembali Meningkat, BI : Ekonomi Indonesia Tetap Tumbuh Baik
“Sinergi ketiganya akan menjadi kekuatan utama untuk menghadapi tantangan dan peluang di masa depan,” tambahnya.
Di tengah dinamika ekonomi global yang terus berubah, lanjut Bey, Jawa Barat perlu memperkuat basis ekonominya dengan nenggali potensi sumber-sumber pertumbuhan baru yang Lebih berkelanjutan.
Tiga sektor utama yang sangat Potensial untuk dikembangkan adalah pariwisata, ekonomi kreatif, dan energi terbarukan. Ketiganya Memiliki daya ungkit yang besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif sekaligus menciptakan lapangan kerja baru.
“Sektor pariwisata dan ekonomi kreatif kerap menjadi topik hangat dalam berbagai forum, tetapi kini saatnya Jawa Barat mencanangkan ekonomi hijau sebagai pilar pembangunan untuk menjaga keberlanjutan lingkungan,” tutupnya.***



