POJOKSATU.id, Kota Bandung - Wali Kota Bandung M Farhan membenarkan bahwa Kota Bandung saat ini kekurangan dokter hewan.

Karenanya ia bersama Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) akan melakukan roadshow ke setiap OPD, untuk memastikan berapa banyak dan kewilayahan yang mengalami kekosongan jabatan yang diperlukan dan berapa banyak profesi-profesi tertentu yang harus direkrut.

"Dokter hewan kayaknya nggak bisa melewat CASN, tapi memang kita mesti rekrut dari luar, gak P3K, mungkin kita transfer dari daerah lain. Kita buka lah kemungkinan, dokter hewan yang paling penting. Kenapa begitu karena yang kita butuhkan dokter hewan yang berhak memberikan sertifikat layak Itu adalah yang ASN, kalau bukan ASN tidak boleh tanda tangan sertifikatnya," ujar Farhan.

Menurut Farhan jika tidak segera dilakukan perekrutan maka pemeriksaan hewan kedepan akan sulit.

"Nanti banyak yang tidak layak dong di Bandung, kalau dibiarin Makanya mesti buru-buru," ucapnya.

Saat ditanya berbahaya atau tidak memberi makan olahan untuk kucing sehingga kini menjadikan kucing enggan berburu tikus.

Kata Farhan itu masalah kebiasaan aja. Belum ada penelitian mengenai dampak positif maupun negatifnya.

"Tetapi memang secara kebiasaan dampak yang paling terlihat jadi kalotor. Karena si kucing makannya tidak di habiskan, atau sisanya dibersihkan kan pun tidak, lihat saja di pinggir jalan. Walaupun memang beberapa jenis makanan itu bisa larut dalam air apabila hujan. Tapi kan tetap kotoran. Yang kedua memberi makan pada kucing liar itu membuat produktivitas kucing liar jadi bertahan," ucapnya.

Karena itu Farhan menyarankan agar apabila sayang agar dipelihara di rumah untuk kemudian nanti diperiksakan ke DKPP agar kucingnya menjadi kucing-kucing yang sehat dan baik.

"Kita kan gak pernah tahu kucing liarnya ada rabiesnya kah atau virus-virus toksoplasma," tegasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung Gin Gin Ginanjar menyampaikan saat ini pihaknya sedang melakukan sterilisasi seribu ekor kucing liar.

"Ini pengendalian jumlah kucing liar khususnya yang memang di Bandung cukup besar dan ini butuh dokter hewan. Jadi kita akan menyisir setiap, menangkap kucing liar, kemudian melakukan pemeriksaan, steril, setelah sehat dilepas kembali," tegasnya.***