POJOKSATU.id, Kota Bandung - Wali Kota Bandung apresiasi Satgas Pengamanan dan Pemeriksaan Hewan Kurban di tahun 2025.
Pasalnya kinerja satgas telah menunjukkan kerja luar biasa dimana samplingnya lebih dari 30%.
"Sampling lebih dari 30% jadi sangat valid ada beberapa hewan yang memang berhasil kita cegah untuk dipotong karena tidak memenuhi syarat kesehatan dan juga kelayakan serta syariat Islam," ucap Farhan usai menghadiri acara pengakhiran tugas di kantor DKPP, Jumat (20/6/2025).
Kata Farhan, ada beberapa bagian daging yang kemudian disorot di Afkir karena memang ternyata tidak layak untuk dikonsumsi.
"Nah ini kerja yang luar biasa, rata -rata kerjanya gak ketahuan. Kenapa? Karena kerjanya mulai jam 9 malam sampai pagi. Kenapa? Karena paginya kan mesti dipotong. Enggak mungkin paginya diperiksa baru bisa dipotong, enggak bisa. Jadi memang ini kerja-kerja senyap yang patut diberikan apresiasi sehingga kita bisa memastikan bahwa para pekerja di Satgas ini mendapatkan apresiasi yang baik," tuturnya.
Sementara itu Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Gin Gin Ginanjar bersyukur dan berterima kasih atas apresiasi tersebut, karena memang kata dia tugas satgas itu kerja besar bagaimana menjaga kesehatan dan kelayakan hewan kurban.
"Kolaborasi juga ini menjadi pekerjaan besar, kita mendapat bantuan support dari banyak pihak. Cukup memantapkan lagi, kinerja tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya," ucapnya.
Total hewan yang diperiksa sekitar 16 ribu lebih, tetapi yang dipotong dan berhasil dideteksi ada sekitar 4 ribuan.***



