POJOKSATU.ID – Perayaan Tahun Baru Imlek selalu menjadi momen yang ditunggu-tunggu, bukan hanya oleh masyarakat Tionghoa, tetapi juga oleh banyak orang yang turut merayakan kebersamaan dan keberagaman.
Di tengah semangat tersebut, Vihara Tanda Bhakti, yang terletak di Jalan Vihara, Kota Bandung, menjadi salah satu pusat perayaan yang sarat makna.
Sebagai bagian dari Kampung Toleransi, vihara ini bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga simbol keharmonisan antarumat beragama.
Setiap tahunnya, Imlek di Vihara Tanda Bhakti dirayakan dengan penuh kebersamaan, melibatkan tidak hanya umat Buddha, tetapi juga masyarakat sekitar yang ikut berpartisipasi dalam kemeriahan.
Baca Juga: Kue Keranjang, Lebih dari Sekadar Hidangan Manis di Tahun Baru Imlek
Persiapan Menyambut Imlek, dari Lampion hingga Sajian Khas
Menjelang perayaan, suasana di Vihara Tanda Bhakti berubah semakin semarak. Lampion merah bergantungan di berbagai sudut, melambangkan harapan dan kebahagiaan.
Lilin-lilin besar pun disiapkan untuk dinyalakan sebagai simbol doa dan penerangan menuju tahun yang lebih baik.
Tak hanya dekorasi, berbagai hidangan khas Imlek juga telah dipersiapkan, seperti kue keranjang, permen, dan manisan.
Makanan-makanan ini bukan sekadar suguhan, tetapi juga memiliki makna filosofis, seperti kue keranjang yang melambangkan keharmonisan dan keberuntungan.
Baca Juga: 1 Siswa SMPN 7 Mojokerto Yang Tenggelam di Pantai Drini Akhirnya Ditemukan
Setelah perayaan puncak Imlek, kemeriahan akan berlanjut hingga Cap Go Meh, yang akan ditutup dengan pertunjukan barongsai.
Atraksi ini selalu menjadi daya tarik tersendiri, tidak hanya bagi umat Buddha, tetapi juga bagi masyarakat sekitar yang turut meramaikan perayaan.
Lebih dari Sekadar Tempat Ibadah
Vihara Tanda Bhakti memiliki sejarah panjang sejak berdiri pada 1981.
Bangunannya terdiri dari dua lantai, di mana lantai atas digunakan untuk sembahyang dan kebaktian umat Buddha, sementara lantai bawah berfungsi sebagai aula serbaguna yang sering digunakan untuk berbagai acara, seperti pernikahan, ulang tahun, dan rapat.
Baca Juga: Sejumlah Ruas Jalan di Jakbar Terendam Banjir, Arus Lalu Lintas Tersendat
Menariknya, vihara ini juga menjadi pusat kegiatan olahraga, mulai dari beladiri wushu, taichi, hingga tenis meja.
Keberagaman aktivitas di dalamnya semakin menegaskan bahwa vihara ini bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga ruang bagi masyarakat untuk berinteraksi dan mempererat kebersamaan.
Toleransi yang Terjaga di Kampung Toleransi
Sebagai bagian dari Kampung Toleransi, Vihara Tanda Bhakti selalu mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk masyarakat sekitar yang ikut menyambut perayaan Imlek dengan tangan terbuka.
Heny, pemimpin sembahyang di Vihara Tanda Bhakti, mengungkapkan rasa bangganya terhadap dukungan yang diberikan masyarakat terhadap perayaan Imlek.
"Mereka ikut mendukung ya, karena kita juga saling menghargai perayaan mereka. Saat ada acara keagamaan lain, kami pun menghormati mereka. Begitu juga sebaliknya," ujarnya.
Menurutnya, keberagaman yang terjalin dengan baik inilah yang membuat lingkungan sekitar tetap aman dan harmonis. Ia berharap hubungan yang baik antarumat beragama ini terus dijaga agar kerukunan semakin kuat.
Baca Juga: World Pay One Tawarkan Peluang Cuan, Klaim Bisa Raup Rp623 Juta dalam Setahun
"Kita tidak melihat perbedaan suku atau ras, yang penting kita tetap rukun. Hubungan yang baik ini menciptakan kerukunan yang lebih erat dan kehidupan yang lebih damai," tuturnya.
Imlek di Vihara Tanda Bhakti, Merayakan Kebersamaan dan Keberagaman.
Perayaan Imlek di Vihara Tanda Bhakti bukan hanya tentang tradisi dan ritual, tetapi juga tentang kebersamaan, penghormatan, dan saling mendukung antarumat beragama.
Dengan suasana yang meriah, hidangan khas yang sarat makna, serta dukungan penuh dari masyarakat sekitar, perayaan Imlek di vihara ini menjadi contoh nyata bagaimana keberagaman dapat hidup berdampingan dalam harmoni.
Bagi siapa pun yang ingin merasakan nuansa Imlek yang penuh makna, Vihara Tanda Bhakti menjadi tempat yang tepat untuk menyaksikan bagaimana tradisi dan toleransi berjalan seiring, menciptakan momen yang tak hanya meriah, tetapi juga penuh makna. ***



