POJOKSATU.ID - Tim dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat masih belum menemukan macan tutul yang kabur dari kandang karantina di Lembang Park and Zoo.
Pada hari Senin sore, 1 September 2025, pencarian oleh tim BBKSDA masih berlangsung, dibantu oleh tim keeper dari pihak kebun binatang.
Saat ini sudah ada 6 kandang jebak yang dipasang di berbagai titik kebun binatang, dan penyisiran dengan drone thermal masih berjalan.
Dari hasil temuan di lapangan selama kurang lebih 4 hari, ada dugaan macan tutul yang kabur masih berkeliaran di kawasan kebun binatang.
Tim pencari berhasil menemukan jejak kaki macan tutul dan bekas cakarannya di pohon serta tanah di sekitar kebun binatang.
Temuan tersebut menandakan bahwa macan tutul berusaha untuk naik ke atas pohon untuk sembunyi.
Baca Juga: Pastikan Sumut Aman, Bobby Nasution Ajak Masyarakat Sampaikan Aspirasi dengan Damai
Mengutip akun Instagram @bkksda_jabar, dari penyisiran oleh drone thermal, panas hewan tersebut terdeteksi berada di area kebun binatang.
Meskipun tim pencari sudah berhasil mendapat berbagai temuan, mereka belum bisa menangkap kembali macan tutul tersebut.
Diketahui, hewan ini dikenal dengan kemampuannya yang cerdas dan pergerakannya lincah.
Baca Juga: DKJ Gelar Seni Lawan Tirani, Seniman Bersatu Suarakan Kemanusiaan dan Hak Demokrasi
Berbagai metode yang dilakukan BBKSDA belum mampu membuat macan tutul tertangkap.
Sementara itu, pihak kebun binatang masih belum membuka akses wisata untuk umum, sebelum macan tutul tersebut ditangkap kembali.
Pihak manajemen kebun binatang Lembang Park and Zoo memprioritaskan keselamatan pengunjung, sehingga tak mau ambil risiko di tengah kondisi darurat.
Informasi terbaru, pencarian ini juga mendapat bantuan dari Taman Nasional Ujung Kulon yang membawa 3 orang operator untuk mengoperasikan penyisiran melaui drone thermal.
Sehingga jangkaun penyisiran melalui udara bisa lebih luas dan berharap pergerakan macan tutul tersebut bisa segera terdeteksi.
Sebelumnya, macan tutul hasil tangkapan di balai desa Kabupaten Kuningan pada tanggal 26 Agustus 2025 tersebut dititipkan ke Lembang Park and Zoo untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan.
Namun, kabar buruk terjadi ketika macan tutul mendobrak bagian atas kandang karantina pada hari Kamis, 28 Agustus 2025 sekitar pukul 4 subuh.***




