POJOKSATU.ID - PLN Group Jawa Barat menggelar kegiatan Media Gathering di Kota Bandung sebagai upaya memperkuat sinergi dan kolaborasi strategis dengan awak media di wilayah Jawa Barat.

General Manager Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah (UIT JBT), Abdul Salam Nganro memberikan piagam penghargaan terhadap awak media yang pernah berkontribusi dalam menyebarluaskan cerita terang kepada masyarat, Pojok Satu salah satunya atas kontribusinya dalam penyebaran informasi ketenagalistrikan melalui pemberitaan yang objektif dan konstruktif.

Baca Juga: Simak, Fasilitas dan Syarat Pendaftaran untuk Tinggal di Asrama Universitas Indonesia Tahun 2025

Dalam sambutannya, Abdul Salam menyampaikan apresiasi atas dukungan media dalam menyebarluaskan informasi tentang upaya PLN menyalurkan energi listrik secara merata dan membangun infrastruktur ketenagalistrikan di wilayah Jawa, Madura, dan Bali.

“Rekan-rekan media adalah bagian penting dari perjalanan PLN dalam menyalurkan terang ke masyarakat. Kami sangat menghargai penyampaian informasi yang berimbang dan ramah dari rekan media kepada publik,” ujar Abdul Salam.

Ia juga menjelaskan bahwa UIT JBT bertanggung jawab mengelola aset transmisi listrik di tiga provinsi: Jawa Barat, Jawa Tengah, dan D.I. Yogyakarta. 

Baca Juga: Jokowi Pilih Gabung PSI Ketimbang PPP, Waketum: Sejak Awal PSI adalah Rumah Pak Jokowi

Dalam operasionalnya, tantangan seperti gangguan pohon/tegakan, layang-layang, dan balon udara sering kali menjadi kendala dalam penyaluran energi listrik yang andal.

Senada dengan itu, Plh. General Manager UIP JBT, Rifki Santoso, menekankan pentingnya peran media dalam menyampaikan informasi pembangunan infrastruktur kelistrikan kepada masyarakat.

“Pekerjaan kami dalam membangun infrastruktur tidak bisa dilakukan sendiri. Kami butuh dukungan semua pihak, termasuk media sebagai mitra strategis,” ujarnya.

Baca Juga: Pendaftaran SPMB 2025 Dibuka 10 Juni, Disdik Kota Bandung Menjadwalkan Tes Standar Awal Juli

Rifki juga memaparkan kontribusi UIP JBT dalam pengembangan energi baru terbarukan (EBT) sebagai bagian dari transisi energi nasional. Saat ini, tengah membangun empat pembangkit EBT, yaitu:

- PLTA Jatigede (2x55 MW)

- PLTA Upper Cisokan Pumped Storage (2x260 MW)

- PLTA Matenggeng (2x225 MW)

- PLTP Gunung Salak Small Scale Binary (15 MW)

Baca Juga: KLHK Ungkap Dua Perusahaan Tambang Perusak Lingkungan di Raja Ampat, Bukan PT GAG Nikel

Menurutnya, proyek-proyek tersebut mencerminkan komitmen dalam mendorong pemanfaatan energi hijau yang ramah lingkungan. ***