POJOKSATU.id, Kota Bandung - Jalan di sekitar Panjunan Kecamatan Astana Anyar, Kepala Dinas Sumber Daya Alam dan Bina Marga (DSDABM) Rizki Kusrulyadi mengatakan belum berproses perbaikkan jalan ataupun trotoar, saat ini pihaknya masih memperbaiki drainase.
"Nanti dari Astana Anyar dan Panjunan kita itu sangat situasional menunggu bersama teman kewilayahan, ya artinya dari pihak kami siap gelar," ujarnya.
Rizki menegaskan perbaikan belum diperbaiki karena masih digunakan para pedagang kaki lima (PKL).
"Ya karena kan harus clean and clear dulu, lokasinya untuk digelar, dan begitu sudah digelarpun tidak langsung harus betul betul clear dulu sekian waktu untuk pemadatan," tegasnya.
Masih kata Rizki kedepan desain untuk trotoar itu dibuat khusus pejalan kaki sehingga kendaraan ataupun pedagang kaki lima tidak bisa masuk ke trotoar tersebut.
"Kita kan memiliki standar, sebetulnya juga desain trotoar ini memberi kemudahan kepada para pejalan kaki tapi pihak pengendara pengguna motor mobil jangan sampai parkir di trotoar. Kita akan mencoba di beberapa lokasi yang kita amati masih banyak digunakan untuk parkir," imbuhnya.
Untuk desain sendiri bisa saja utilitasnya seperti bangku dan sebagainya. Seperti yang sudah ditutup di jalan Tamansari dekat kebun binatang.
"Intinya tidak hanya pemasangan bolar bulat saja bisa yang lain sehingga motor gak bisa lewat. Kita juga butuh dukungan dari semua, karena sebetulnya yang parkir itu intinya trotoar dikhususkan untuk pejalan kaki dan disabilitas agar bisa senyaman mungkin menggunakan jalur lewat," tutupnya.



