POJOKSATU.ID – Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (UIP JBT) menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) melalui program PLN Peduli kepada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kober Cempaka yang berlokasi di Desa Karedok, Kecamatan Jatigede, Kabupaten Sumedang.

Bantuan yang diserahkan berupa peralatan digital untuk mendukung kegiatan belajar mengajar, seperti komputer, laptop, infokus, dan layar proyektor.

Selain itu, juga memberikan bantuan buku paket serta menggelar pelatihan parenting bagi para guru PAUD.

Baca Juga: Tinawati Tegaskan Peran Keluarga: PKK Jadi Garda Depan Lawan TBC di Banten

Kepala Sekolah PAUD Kober Cempaka, Waluyo, dalam kesempatan tersebut, mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, dukungan ini sangat berarti bagi lembaga pendidikan yang sedang berkembang.

Waluyo menjelaskan, sebelumnya kegiatan pembelajaran masih terbatas khususnya dalam penggunaan teknologi.

Selain itu, dirinya juga mengapresiasi atas bantuan pelatihan parenting yang diberikan kepada para guru. Pelatihan tersebut menurutnya sangat penting untuk menambah kompetensi para guru.

Baca Juga: Empat MoU Ditandatangani, ITB Perluas Jejaring Internasional dengan Tsinghua University

“Alhamdulillah, sekarang kegiatan pembelajaran sudah meningkat. Anak-anak juga bisa meningkat pembelajarannya setelah ada peralatan digital. Sekali lagi saya ucapkan banyak-banyak terima kasih kepada PLN atas bantuan selama ini,” kata Waluyo.

General Manager UIP JBT menjelaskan bahwa program PLN Peduli saat ini terus berfokus pada penyaluran bantuan yang memiliki sifat keberlanjutan sesuai dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) yang telah dicanangkan oleh PBB.

Dirinya menekankan bahwa pendidikan merupakan salah satu bagian dari pilar pembangunan berkelanjutan yaitu Pendidikan Berkualitas.

Baca Juga: DPD PDI Perjuangan Jabar Perluas Jumat Berbagi untuk Ojol, Supir Truk, dan Tunawisma

“Ini adalah komitmen kami untuk dapat memberikan dampak positif langsung yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, kehadiran PLN di tengah masyarakat tidak hanya sebatas menyediakan listrik yang andal, tetapi juga menghadirkan manfaat langsung yang dapat dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Hal senada disampaikan oleh Manager Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Tengah 2 (UPP JBT 2), Husni Wardana. Menurutnya, pendidikan adalah jendela menuju kehidupan yang lebih baik.

Dirinya mengaku sangat senang dapat memberikan bantuan ini kepada lembaga pendidikan yang mengajari anak usia dini.

Baca Juga: Sosok Hacker Bjorka Bernama Asli Wahyu Malongo, Sering Berperilaku Aneh Diduga Kecanduan Lem

“Kami ingin melalui pengembangan dan peningkatan kualitas pendidikan, anak-anak bisa mendapatkan pendidikan yang lebih baik. Pendidikan di usia dini adalah pondasi bagi masa depan yang cerah. Oleh karena itu, kami ingin semangat ini dapat terus menyala dan harapan itu akan segera terwujud,” kata Husni.

Melalui program PLN Peduli, terus menunjukkan komitmen untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di berbagai sektor, termasuk pendidikan.

Baca dan kirim komentar untuk artikel lainnya melalui apps kami:

Versi Android
Versi iOS
Channel Whatsapp
Fanpage Edugov

Husni berharap bantuan ini mampu mencetak generasi penerus bangsa yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan di masa depan. ***