POJOKSATU.id - Ratusan warga korban banjir Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat mengungsi ke tempat yang lebih aman setelah banjir bandang menerjang permukiman mereka.
Banjir terjadi akibat jebolnya tanggul Sungai Cikapundung pada Sabtu (15/3) sore.
Sebuah rekaman amatir menunjukkan detik-detik saat arus banjir menerjang masuk rumah warga.
Warga pun panik dan berlarian untuk menyelamatkan diri sebelum air semakin tinggi.
Banjir bandang yang menerjang Kampung Lamajang Peuntas, desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot hingga Minggu siang belum kunjung surut.
Ketinggian banjir yang merendam permukimanga sempat mencapai hingga 1 meter lebih.
Kondisi banjir membuat warga mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Salah satu lokasi pengungsian warga korban banjir adalah bangunan masjid SMP Negeri 1 Dayeuhkolot.
Saat ini para pengungsi sangat membutuhhkan bantuan pakaian layak dan makanan siap saji untuk anak-anak yang menjadi korban banjir.
"Tadi malam sih langsung datang bantunya. Yang diperlukan air minum, terus baju, makanan, makanan bayi juga," ujar Evi, salah satu pengungsi.
Tanggul Sungai Cikapundung seoanjang 40 meter yang berada di desa tersebut jebol diakibatkan volume air sungai yang terus meningkat.
Curah hujan tinggi memicu air sungai meluap.***



