POJOKSATU.id, Kota Bandung - Pemerintah Kota Bandung akan mengaktifkan kembali Taman Alun-alun Bandung untuk masyarakat umum pada 17 Agustus 2026.

Pembukaan kembali kawasan tersebut dilakukan setelah sejumlah perbaikan dan penataan.

Kepala Bidang Pertamanan dan Dekorasi Kota pada Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Bandung, Nana Kurniawan mengatakan, sejumlah perbaikan masih dilakukan sebelum Alun-alun dibuka kembali.

Baca Juga: Tak Tunggu Pemerintah Pusat, Pemkab Jember Eksekusi Sendiri Layanan Kesehatan Homecare ke Warga Miskin

Perbaikan tersebut antara lain dilakukan pada vegetasi tanaman yang mengalami kerusakan serta beberapa fasilitas penunjang

Selain itu, dilakukan penambahan pagar di sekeliling taman dan penyesuaian akses masuk menuju kawasan taman.

Saat ini, kondisi Taman Alun-alun dinilai telah siap menyambut masyarakat.

Baca Juga: Naskah Akademik Ranperda Sampah Tak Sinkron, Pansus 16 DPRD Kota Bandung Soroti Iuran hingga Program Gaslah

“Jadi ada beberapa vegetasi tanaman yang mengalami kerusakan. Jadi dalam hal ini kita harus mengganti atau menyulam dengan tanaman yang sejenis,” ujar Nana, Kamis 13 Agustus 2026.

Ia menjelaskan, apabila tanaman sejenis tidak tersedia, dilakukan variasi tanaman untuk menjaga komposisi kawasan tetap menarik dan nyaman bagi pengunjung.

Selain pembenahan vegetasi, Pemkot Bandung juga memperhatikan fasilitas pendukung bagi penyandang disabilitas.

Baca Juga: Terbukti Efektif Genjot PAD, Sistem Parkir Berlangganan di Jember Akan Kembali Berlaku

Fasilitas tersebut antara lain berupa guideline yang dapat digunakan untuk membantu penyandang disabilitas menikmati kawasan taman.

Signage di kawasan Alun-alun juga telah dilengkapi untuk memberikan petunjuk kepada masyarakat mengenai berbagai fasilitas dan area yang tersedia.

Pembukaan kembali Alun-alun Bandung akan dirangkaikan dengan pesta rakyat dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.

Baca Juga: KWT Mekar Fajar Tampil di Lomba Sadar Inflasi, Pertamina Perkuat Budidaya hingga Digitalisasi

Masyarakat dapat mengikuti sejumlah perlombaan yang disiapkan untuk memeriahkan momentum tersebut.

Lomba yang digelar di antaranya lomba balap karung dan makan kerupuk.

Selain itu, akan terdapat sejumlah tenant UMKM yang hadir secara sementara selama kegiatan berlangsung.

Dalam pemanfaatannya, Pemkot Bandung mengajak masyarakat untuk turut menjaga kebersihan, keindahan, dan fasilitas yang telah diperbaiki.

Nana mengimbau pengunjung untuk membuang sampah pada tempat yang telah disediakan serta tidak memetik atau merusak tanaman agar keasrian kawasan tetap terjaga.

“Marilah kita jaga taman kita ini untuk tetap asri, tetap nyaman, dan tetap menyenangkan,” ujar Nana.

Ia pun memastikan, tidak ada pungutan biaya untuk masuk Alun-alun Bandung.***