POJOKSATU.ID – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung memastikan stok LPG 3 kg di Kota Bandung dalam kondisi aman. Bahkan, Pertamina telah menyiapkan pasokan tambahan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan.
"Kami sudah berkoordinasi dengan Pertamina, stok LPG 3 kg aman dan bahkan akan ada tambahan extra dropping jika diperlukan," ujar Kepala Disdagin Kota Bandung, Ronny Ahmad Nurudin.
Ronny menjelaskan, kesulitan warga dalam mendapatkan LPG 3 kg bukan karena kelangkaan stok, melainkan adanya aturan baru yang mulai berlaku sejak 1 Februari 2025.
Baca Juga: Bersiap Tarif BPJS Kesehatan Bakal Naik Nih! Begini Kata Menkes Budi Gunadi Sadikin!
Aturan tersebut melarang pengecer menjual LPG 3 kg langsung ke konsumen, sehingga warga yang sebelumnya membeli di warung kini harus beralih ke pangkalan resmi.
"Distribusi tetap berjalan, hanya saja pola pembelian berubah. Masyarakat yang biasa membeli di warung harus membeli di pangkalan, sehingga terjadi antrean," katanya.
Saat ini, warga yang telah terdata di sistem pemerintah dapat membeli LPG 3 kg hanya dengan menyebutkan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Sementara itu, bagi yang belum terdata, cukup membawa KTP dan Kartu Keluarga (KK) untuk didaftarkan melalui aplikasi.
Meskipun stok dalam kondisi aman, Disdagin akan terus memantau kondisi di lapangan untuk memastikan distribusi berjalan lancar.
Baca Juga: 5 Keutamaan Bulan Sya`ban dalam Islam: Waktu Terbaik Mempersiapkan Diri untuk Menyambut Ramadan
Ronny juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan yang dapat memicu panic buying.
"Warga tidak perlu khawatir. Stok tersedia dan distribusi tetap berjalan. Jadi, tidak perlu membeli LPG dalam jumlah banyak sekaligus," tegasnya. ***



