POJOKSATU.id BANDUNG - Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat, Hasbullah Rahmad mengingatkan pelaksanaan tahun ajaran baru, sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ini harus transparan dan adil.

Imbauan Hasbullah Rahmad itu bukan tanpa sebab mengingat SPMB sudah mulai dibuka Kembali, dan menjadi perhatian public lantaran selalu terjadi masalah dari tahun ke tahun.

DPRD Jawa Barat, Hasbullah Rahmad yang juga politisi PAN, menegaskan pentingnya pelaksanaan SPMB yang menjunjung tinggi asas objektivitas, akuntabilitas, dan keadilan.

Baca Juga: Nasib Honorer Lulus PPPK dan CPNS 2024 Terombang-ambing, SK Belum Turun, Sudah 5 Bulan Tidak Gajian

Dia menyoroti perlunya pengawasan ketat terhadap pelaksanaan SPMB agar tidak terjadi praktik-praktik yang merugikan siswa.

"SPMB adalah gerbang awal pendidikan formal bagi anak-anak kita. Oleh karena itu, sistemnya harus bersih, transparan, dan adil. Tidak boleh ada diskriminasi atau penyalahgunaan wewenang," DPRD Jawa Barat, Hasbullah Rahmad.

Ia juga mendorong keterlibatan aktif masyarakat serta peran strategis pemerintah daerah dalam memastikan proses SPMB berjalan sesuai regulasi yang berlaku.

Baca Juga: Erik ten Hag Pilih Leverkusen, Abaikan Ajax! Siap Gantikan Xabi Alonso

"Setiap anak berhak atas akses pendidikan yang setara. Negara wajib hadir dan melindungi hak itu," kata dia.

Lebih lanjut, Komisi V DPRD Jawa Barat, lanjutnya, akan terus mengawal jalannya PPDB tahun ini agar sesuai dengan prinsip-prinsip yang diamanatkan undang-undang.

Ia juga meminta Dinas Pendidikan membuka saluran pengaduan masyarakat agar suara publik bisa ditampung dan ditindaklanjuti.

Baca Juga: Liverpool Kejar Tanda Tangan Florian Wirtz dari Bayer Leverkusen, Siap Tebus 120 Juta Euro, Negosiasi Sudah Dimulai

"Dengan sistem yang lebih baik dan terbuka, kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan akan semakin kuat," pungkas DPRD Jawa Barat, Hasbullah Rahmad.