POJOKSATU.ID – Pemerintah Kota Bandung mendapat apresiasi dari Kemenpan RB atas kematangan implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dalam Visitasi Evaluasi SPBE 2024.
Ketua Tim Visitasi SPBE Kemenpan RB, Risa Damayanti, menyatakan bahwa keberhasilan ini tercapai berkat kolaborasi seluruh elemen pemerintah, termasuk Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
"Transformasi digital yang dilakukan Kota Bandung sejalan dengan amanat Perpres Nomor 95 Tahun 2018 tentang SPBE," ungkapnya di Pendopo Kota Bandung, Jumat (29/11/2024).
Menurut Risa, visitasi ini berfokus pada diskusi, validasi, dan penilaian terhadap indikator kematangan SPBE, termasuk layanan digital unggulan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Penjabat Wali Kota Bandung, A. Koswara, menegaskan bahwa transformasi digital tidak hanya soal aplikasi, tetapi juga perubahan proses kerja.
"SPBE harus menciptakan efisiensi dan efektivitas. Salah satu terobosan kami adalah penggunaan blockchain untuk pengelolaan pasar," jelasnya.
Koswara menambahkan, teknologi blockchain telah diterapkan untuk mengelola data 15.000 kios pasar, meningkatkan transparansi, dan mendorong kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung, Yayan A. Briyana, menyebutkan skor evaluasi SPBE Kota Bandung menunjukkan konsistensi dengan penilaian mandiri 4,82, dokumen 4,53, dan wawancara 4,75.
"Fokus kami adalah meningkatkan efisiensi data dan berbagi layanan, didukung masyarakat digital yang aktif," pungkasnya.



