POJOKSATU.ID - Komunitas Bandung Geopolitik Studies merupakan wadah pegiat ilmu hubungan internasional, anak-anak muda yang peduli terhadap diplomasi.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat (Sekda Jabar) Herman Suryatman mengatakan, kegiatan yang dilakukan tidak hanya dari sisi formal, tapi juga informal.

"Kami baru saja mengikuti diskusi sederhana dengan Bandung Geopolitik Studies, komunitas ini merupakan sebuah lembaga pemikir atau think tank yang merupakan wadah bagi pegiat ilmu hubungan internasional," ungkap Herman.

Komunitas ini dikembangkan oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jabar, khususnya di kawasan Bandung Raya dan juga individu lain yang tertarik dengan isu global.

Baca Juga: Wapres Ma'ruf Amin Lantik 1.079 Pamong Praja Muda Angkatan 2024 di IPDN

Kegiatan diskusi mendatangkan praktisi, akademisi, dan juga narasumber lainnya seperti kehadiran Sekda Jabar Herman Suryatman pada pertemuan tersebut.

"Di sini ada para praktisi, akademisi, dan politisi, tentu salah satu visinya adalah mendorong Jawa Barat bisa membangun hubungan internasional yang baik dengan berbagai negara," ucap Herman.

Acara dialog publik bersama komunitas Bandung Geopolitik Studies dengan tema “Menakar Relasi Perdagangan Indonesia-Tiongkok terhadap Perekonomian Jawa Barat”, di Hafa Warehouse, Kota Bandung.

"Hari ini kita bicara tentang hubungan diplomatik Indonesia-China. Paling tidak dari sisi perdagangan, khususnya Jabar, China yang neraca perdagangannya saat ini positif, itu harus kita amati dari sudut pandang Jawa Barat," katanya.

Baca Juga: Intip Yuk, Begini Syarat Daftar CPNS 2024 untuk PPPK Tanpa Harus Resign

Inisiator Bandung Geopolitik Studies, yang juga Ketua Komisi I DPRD Jabar Bedi Budiman mengungkap spirit dari komunitas yang digawanginya adalah people connection, yakni keterhubungan antarmanusia untuk membentuk jejaring.

Jejaring bisa menjadi modal sosial yang dapat bermanfaat untuk mendorong percepatan pembangunan di berbagai sektor kehidupan.

"Jadi dia bisa bergerak di ekonomi, seni budaya ataupun bidang lainnya, dan saya sangat senang sekali Pak Sekda sudah memberikan filosofi bagaimana kita harus berdiri sebagai warga Jawa Barat yang tangguh dan itu adalah modal dasar mental yang tangguh untuk memasuki era pergaulan internasional," tutupnya.***