POJOKSATU.id - Sejumlah komoditas pangan segar di Pasar Modern Batununggal Indah Kota Bandung dites dan diuji menggunakan rapid Test Kit.

Pengecekan pangan pokok strategis ini dilakukan sebagai bagian dari pengawasan keamanan dan kualitas pangan.

Sekaligus memastikan apakah produk pangan tersebut aman dan layak dikonsumsi masyarakat.

Pengujian ini dilakukan Badan Pangan Nasional (Bapanas) bekerjasama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat, Tim OKKPD Provinsi Jawa Barat, Bulog Sub Divre Bandung, serta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bandung.

Baca Juga: Gang Selera Hidden Gem Kuliner Viral Bikin Ngiler di Bandung, Jam Buka Menu dan Alamat

Pengujian tersebut dilakukan di dua titik.

Yakni ruang Pos Pantau Pasar Pangan Segar Aman dan di Mobil Mini Lab Food Safety Kota Bandung.

Sementara sejumlah komoditas pangan segar yang dijuji antara lain tomat, cabai merah besar, bawang merah, daging ayam, ikan kembung, jeruk impor, dan beras.

Pengujian dilakukan menggunakan Rapid Test Kit untuk pestisida, formalin, chlorin, dan durante.

Hasil pengujian menunjukkan semua sampel dinyatakan negatif dan aman untuk dikonsumsi.

Baca Juga: Dijamin Bisa Gerak Bebas Tanpa Was-was, Rekomendasi 5 Gym Khusus Wanita di Kota Bandung, Alamat Whatsapp dan Jam Operasional

Tim juga melakukan pemantauan kondisi Pasar Moderen Batununggal Indah sudah tertata dengan baik.

Baik dari segi higiene sanitasi maupun tata letak zoonasi pangan segar asal tumbuhan, hewan, dan ikan.

"Tim ICS (Internal Control System) di pasar ini juga bekerja dengan baik dan konsisten dalam menjalankan tugas serta SOP demi menjaga keamanan pangan," tulis laporan yang diterima Humas Bandung.

Dalam kesempatan itu juga dilakukan juga pemantauan terhadap harga pangan pokok di Pasar Modern Batununggal Indah.

Hasilnya, harga pangan pokok masih dalam batas normal dan stabil, tidak melampaui batas harga tertinggi yang ditetapkan.

Pasar ini juga menyediakan Beras SPHP, program unggulan dari Badan Pangan Nasional yang bertujuan menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, khususnya bagi masyarakat menengah ke bawah.***