POJOKSATU.id, BANDUNG - Dalam rangka mendukung Pemerintah Indonesia untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia, Sajiwa Foundation berinisiatif untuk berpartisipasi aktif mendorong masyarakat mencapai standar hidup layak.

Melalui program pemberdayaan ekonomi setelah sebelumnya Sajiwa Foundation telah konsisten membuat program-program di bidang Kesehatan dan Pendidikan.

Program Pemberdayaan Ekonomi ini lahir dari misi ke 3 Sajiwa Foundation yaitu mengoptimalkan semua potensi kemanusiaan untuk mewujudkan kemandirian dan kebahagiaan sejati.

Baca Juga: Pomdam Jaya Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Imam Masykur Warga Aceh Secara Tertutup, Hotman Paris Jadi Saksi

Terwujudnya kemandirian tersebut diterjemahkan dalam bentuk layanan fasilitasi dan pemetaan potensi lokal pada wilayah binaan Sajiwa Foundation.

Melalui Program Pemberdayaan Ekonomi ini Sajiwa berupaya untuk membantu individu atau komunitas masyarakat untuk tumbuh dan berkembang melalui akses pendanaan, mentoring dan lainnya yang berlandaskan nilai-nilai sajiwa, Friendly, Sustainable, Dignified.

Program ini merupakan bentuk pendekatan pembangunan berbasis komunitas dengan memperhatikan keunikan, kemampuan dan kespesifikan potensi dan masalah setiap kelompok masyarakat dalam bidang ekonomi dan sosial.

Salah satu program yang sudah berjalan adalah Sajiwa Farm yang Merupakan turunan dari Program Pemberdayaan Ekonomi oleh Sajiwa Foundatation, yang menyasar pada kelompok masyarakat pedesaan dengan memberikan pendampingan dan pemberdayaan pada sektor ekonomi peternakan Domba.

Baca Juga: Klinik Kecantikan Milik Dokter Tompi Digeruduk Massa, Endingnya Malah Minta Tenaga Kerja Lokal Dipekerjakan

Selama 2 tahun, masyarakat sasaran (beneficiary) akan mendapat pendampingan dan pemahaman mengenai budidaya ternak dan rantai bisnis usaha domba.

Selain itu, yang lebih penting adalah penguatan nilai-nilai sosial dan gotong royong (kolaborasi) antar pihak dimana beneficiary ini bukan objek melainkan subjek yang sama-sama ingin berkembang ke arah lebih baik.

Jenis bantuan yang di provide adalah Pendampingan sosial dan kerohanian, Pendampingan Breeding domba, Pendampingan fattening domba, Pendampingan Trading / rantai bisnis domba.

Dampak dan Indikator yang harus dicapai adalah, dalam 2 tahun peternak akan  mempunyai domba sendiri.

Baca Juga: Dr Tompi Tanggapi Santai Klinik Beyoutiful Pondok Aren Didemo Ormas, Ternyata oh Ternyata...

Selama proses pendampingan peternak tetap mempunyai income rutin melalui pembinaan rutin perihal trading domba.

Peternak mempunyai skill dan kapasitas dalam memproduksi ternak unggul dan sehat serta manajemen pemasaran.

Membuat simpul pemberdayaan baru dari hasil pemberdayaan sebelumnya. 

Pada hari Rabu (26/07/23) Tim Sajiwa meresmikan program baru yaitu Sajiwa Farm di Sukaresik, Tasikmalaya.

Yogi selaku fasilitator, pengurus Kangdom Farm, dan beberapa penerima manfaat program ini juga menghadiri acara ini.

Sebagai pembukaan, pihak Sajiwa memberi sambutan mengenai Sajiwa dan program Sajiwa Farm. Kemudian, dilanjut oleh kang Yogi selaku fasilitator untuk menjelaskan teknis program ini.

“Sajiwa ingin apa yang diberikan itu berkah sampai jauhnya, bahkan sampai bisa diwariskan. Meskipun awalnya dari dua ekor atau ada yang tiga ekor tapi keinginannya terus berlanjut.” Ucap kang Yogi saat menjelaskan teknis Program Sajiwa Farm.

Selain meresmikan program Sajiwa Foundation, kami juga menyediakan empat kambing. Beberapa kambing itu yang nantinya menjadi awal dari sektor ekonomi peternakan domba untuk pendampingan dan pemberdayaan para penerima manfaat.

Semoga program Sajiwa Farm ini dapat memberdayakan masyarakat yang berada di ambang garis kemiskinan dan meningkatkan kesadaran bahwa masyarakat memiliki potensi menghadapi masalah dalam jangka panjang.

Sajiwa Foundation mengucapkan terima kasih untuk #TemanKebaikan dan Kangdom Farm serta beberapa pihak yang terlibat lainnya dalam peresmian program ini hingga nanti yang akan turut membantu berjalannya program Sajiwa Farm.