POJOKSATU.ID — Kondisi memprihatinkan terjadi di SDN Bojongherang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Salah satu ruang kelas di sekolah yang berada di pusat kota itu nyaris roboh dan saat ini hanya ditopang dua bilah bambu untuk mencegah ambruk.

Kepala SDN Bojongherang, Ucu Fatimah, mengatakan ruang kelas 5 yang berada di tengah deretan ruang belajar lain itu mengalami kerusakan parah sejak 2017. Pada awal April 2025, kayu penyangga atap di ruangan tersebut patah, membuat atap melengkung dan membahayakan siswa.

“Usia bangunan lebih dari 10 tahun. Sejak 2017 sudah rusak, dan awal bulan ini kayu penyangga atap patah. Kami khawatir ambruk sewaktu-waktu,” kata Ucu.

Untuk mengantisipasi hal buruk, siswa kelas 5 dialihkan ke ruang seni. Sementara itu, atap ruang kelas hanya ditopang dua bilah bambu agar tidak langsung roboh.

Baca Juga: Polisi Tangkap Bos Yayasan Penyalur Tenaga Kerja di Karawang, Korbannya Ratusan Orang

“Kami takut tiba-tiba ambruk saat kegiatan belajar. Jadi siswa kami pindahkan sementara,” ujarnya.

Ucu menyebut, pengajuan perbaikan sudah dilakukan sejak 2017. Namun hingga kini belum terealisasi, meskipun sudah beberapa kali berganti kepala dinas. Terakhir, perwakilan dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cianjur datang ke lokasi, namun hanya menyarankan atap disangga bambu sambil menunggu pembangunan yang dijadwalkan tahun depan atau 2027.

“Saya khawatir kalau terus dibiarkan, bisa merembet ke ruang kelas lain karena posisinya di tengah,” kata Ucu.

Menanggapi kondisi tersebut, Wakil Bupati Cianjur, Ramzi, meminta Dinas Pendidikan setempat segera memperbaiki bangunan tersebut. Menurutnya, keberadaan sekolah di pusat kota itu merupakan bagian dari wajah Kabupaten Cianjur.

Baca Juga: Komunitas Bale Istri Salurkan Donasi Cinta untuk Perempuan Penyintas Kekerasan di Hari Kartini

“Tidak usah banyak alasan. Itu depan mata, segera selesaikan. Itu hak siswa,” tegas Ramzi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada kepastian jadwal perbaikan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur.***