POJOKSATU.id, Kota Bandung - Memasuki bulan Ramadan Kota Bandung biasanya diserbu pengemis, gelandangan, dan pengamen jalann.
Karenanya, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan mulai hari ini Dinas Sosial bersama dengan Satpol PP akan melakukan patroli lagi untuk masyarakat yang berstatus masalah kesejahteraan sosial.
"Kemarin itu kita sudah mengamankan 77 orang. Yang KTP Bandung -nya hanya 20 orang. Itu dari berbagai macam daerah, Pak. Termasuk dari luar Jawa juga ada. Itu sudah kita kembalikan semuanya," ungkap Farhan.
Farhan pun menegaskan akan ada operasi terus selama Ramadan nanti.
Karena ia ingin memastikan bahwa ruang-ruang publik Kota Bandung tidak kemudian diokupasi oleh mereka menjadi ruang-ruang pribadi.
"Pengetatan? Waktu datang kan kita nggak pernah tahu bentuknya seperti apa ya. Tapi begitu mereka sudah menjelma, baru kita, tapi kan mereka semua kita bina ya bukan dibinasakan loh. Dibina dulu masukin ke rumah penampungan, baru kita kirim ke kampung halaman masing-masing. Dan itu pasti akan dilakukan terus," jelasnya.
Selain operasi penjaringan, selama bulan Ramadan pun Farhan menegaskan bahwa tempat hiburan malam harus tutup.
"Penutupan pasti akan tetap berlaku. Kadisbupar akan segera mengeluarkan surat edaran. Saya akan tandatangani tempat hiburan malam selama bulan puasa harus tutup. Sama seperti hari-hari besar agama lainnya. Ya mulai dari Imlek sebulan penuh," tegasnya.



