POJOKSATU.id, Kota Bandung
- Perusahaan yang akan mengelola kebun bintang atau Bandung Zoo bertambah dua perusahaan dari sebelum lelang ulang tiga perusahaan.

Menurut Wali Kota Bandung Muhammad Farhan tanggal 5 Juni 2026 mendatang akan keluar pengumuman pemenang lelang.

"Kita kan memberikan kesempatan kedua pengelolaan lelang. Sekarang ada 4 atau 5 peserta gitu. Ada penambahan lagi kan kita berikan kesempatan kedua," jelas Farhan di balai kota.

Farhan mengaku baru akan mengetahui besok, Rabu 3 Juni 2026 saat menghadap ke Kementerian Kehutanan.

"Itu yang saya baru akan tahu nanti siapa lagi selain tiga perusahaan yang sudah daftar. Kita harap konsep pengelolaan kebun binatang yang baru ini bisa lebih baik dari ini," harapnya.

Siapapun pemenangnya kata Farhan harus melakukan fungsi pemanfaatan kebun bintang.

Menurutnya, pemanfaatan konservasi itu dimana salah satu tugasnya adalah konservasi, pendidikan, dan pelepas liaran.

"Ini penting, tiga tugas ini, konservasi, pendidikan, dan pelepas liaran. Nah itu tugas utamanya. Sedangkan pemanfaatan untuk tujuan hiburan, nah itu ada di poin-poin berikutnya," ujarnya.

Selama ini diakui Farhan memang sudah dilaksanakan oleh Yayasan Margasatwa Tamansari namun tidak jelas konsepnya.

"Jelas nanti konsepnya mungkin ya, nilainya. Kan kalau selama ini sama YMT teu pararuguh. Karena salah satu pihak tidak mengakui adanya pengikatan legal untuk pemanfaatan kebun binatang itu. Kalau sekarang dimungkinlah, begitu kira-kira," tegasnya.

Terkait karyawan Bandung Zoo sendiri kata dia hal itu salah satu syarat bagi pengelola bahwa pekerja tetap dipekerjakan.