POJOKSATU.id, Padalarang – Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) RI Dyah Roro Esti Widya Putri meninjau langsung proses pengisian Elpiji 3 kilogram di Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPBE) Fuel Terminal (FT) Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Senin (14/9).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan ketepatan takaran sekaligus keamanan produk Elpiji sebelum didistribusikan kepada masyarakat. Wamendag didampingi Direktur Pemasaran Retail Pertamina Patra Niaga Eko Ricky. Turut hadir Wakil Bupati Bandung Barat Asep Ismail.
Dalam peninjauan itu, Dyah Roro menyaksikan secara langsung tahapan pengisian tabung Elpiji 3 kg. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan volume atau takaran isi sesuai ketentuan serta produk berada dalam kondisi aman sebelum masuk ke jalur distribusi.
Baca Juga: Ratusan Penumpang KM Virgo Transport 8 Diduga Terjebak di Bangkai Kapal, Basarnas Siapkan Dua Opsi
Langkah tersebut sekaligus memperkuat sinergi antara Pertamina Patra Niaga dan Kementerian Perdagangan dalam melindungi hak konsumen serta menjaga keandalan pasokan Elpiji 3 kg di masyarakat.
Eko Ricky mengatakan, kolaborasi dengan Kementerian Perdagangan menjadi bagian penting untuk menjaga transparansi operasional sekaligus mempertahankan kepercayaan konsumen terhadap produk Pertamina Patra Niaga.
Ia memastikan proses pengisian Elpiji di SPBE Padalarang telah memenuhi ketentuan Barang Dalam Keadaan Terbungkus (BDKT).
Baca Juga: Google Mulai Ditinggalkan? Pengguna Beralih ke ChatGPT, Bing hingga DuckDuckGo
Standar dan prosedur serupa, kata dia, juga diberlakukan di seluruh SPBE Pertamina Patra Niaga di Indonesia.
"Pertamina Patra Niaga berkomitmen penuh memastikan setiap tabung Elpiji yang diterima masyarakat memiliki kuantitas dan kualitas yang tepat sesuai standar. Saat ini, sebanyak 753 SPBE pengisian Elpiji, baik subsidi (PSO) maupun non-subsidi di seluruh Indonesia telah 100 persen menerapkan standar BDKT,” ujar Eko Ricky.
Menurut Eko, aspek keamanan menjadi perhatian utama perusahaan karena berkaitan langsung dengan kepercayaan masyarakat sebagai pengguna produk Pertamina Patra Niaga, termasuk Elpiji.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Dicopot Mendadak Saat Rapat Bersama DPD di Senayan, Ditelpon Mensesneg
Untuk memastikan standar tersebut berjalan konsisten, Pertamina Patra Niaga terus melakukan sosialisasi, pengecekan, dan pengawasan di lapangan.
Pengawasan dilakukan untuk memastikan setiap tabung Elpiji yang diterima konsumen berada dalam kondisi aman dengan isi sesuai takaran.
Pengawasan juga dilakukan bersama sejumlah pemangku kepentingan, termasuk Kementerian Perdagangan dan dinas terkait di masing-masing provinsi.
Baca Juga: Dari Merajut Asa hingga Lentera Jiwa, Komisaris Pertamina Cek Langsung Dampak Program TJSL
“Apresiasi setinggi-tingginya kami sampaikan kepada Kementerian Perdagangan, khususnya Direktorat Metrologi dan dinas terkait di daerah, yang intens berkolaborasi mendampingi pengawasan operasional kami di lapangan. Kami berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik, baik dari segi kuantitas maupun kualitas produk Elpiji," tutur Eko Ricky.
Sementara itu, Wamendag Dyah Roro mengapresiasi langkah Pertamina Patra Niaga yang dinilai sigap dan terbuka dalam menjalankan pengawasan mutu produk.
Ia menilai perlindungan konsumen membutuhkan kerja sama berkelanjutan antara pemerintah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan.
Baca Juga: Teknokrat Plus
"Pengawasan ini adalah wujud kehadiran pemerintah untuk melindungi hak-hak konsumen secara menyeluruh. Konsumen berhak mendapatkan Elpiji 3 kg dengan isi dan takaran yang presisi sesuai ketentuan. Kolaborasi yang erat ini penting untuk memastikan rantai distribusi Elpiji berjalan transparan dan tepat sasaran," ujar Wakil Menteri Perdagangan RI, Dyah Roro Esti Widya Putri.
Tak hanya menyangkut ketepatan takaran, pengawasan bersama tersebut juga diarahkan untuk memastikan kelancaran rantai pasok Elpiji secara nasional.
Hal ini menjadi semakin penting di tengah dinamika geopolitik global yang dapat memengaruhi kondisi rantai pasok energi.
Baca Juga: Berikut Tempat Hiburan Malam Wanita Bareng Pria Yang Mirip Anggota DPRD Purwakarta Muhsin Junaedi
Pertamina Patra Niaga bersama Kementerian Perdagangan memastikan ketersediaan dan stok Elpiji, baik di tingkat regional maupun nasional, berada dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Pjs. Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional JBB Tiara Thesaufi Harisoesatyo mengatakan perusahaan juga terus menjaga keandalan operasional dan kelancaran distribusi Elpiji, khususnya di wilayah Jawa Barat.
“Pertamina Patra Niaga berkomitmen memastikan ketersediaan elpiji tetap terjaga dan distribusinya berjalan lancar. Kami terus melakukan monitoring secara berkala untuk memastikan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik, khususnya di wilayah Jawa Barat,” Tegas Tiara.
Baca Juga: 18.385 Titik Panas Terdeteksi di Indonesia, Kalimantan Tengah Paling Banyak
Pertamina Patra Niaga menyatakan akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memastikan proses penyediaan hingga pendistribusian Elpiji berjalan optimal.
Upaya tersebut dilakukan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan energi masyarakat sekaligus menjaga kualitas pelayanan kepada konsumen.
Informasi lebih lanjut mengenai Pertamina Patra Niaga tersedia melalui situs resmi perusahaan, media sosial @pertaminapatraniaga, maupun Pertamina Contact Center 135.***




