POJOKSATU.id, BANDUNG -- Menjelang masa tenang Pemilu 2024, Satpol PP akan dikerahkan Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, untuk membantu Bawaslu Jawa Barat membersihkan alat peraga kampanye.

Seperti diketahui, masa tenang Pemilu 2024 berlangsung mulai 11-13 Februari atau dari Minggu hingga Selasa, kemudian pencoblosan pada 14 Februari.

"Nanti Bawaslu akan membantu, karena jumlahnya banyak sekali. Kebayang kalau mereka kerja sendiri. Kami akan sampaikan kepada Satpol PP kabupaten/kota untuk membantu pekerjaan Bawaslu," ujar Bey Machmudin, Jumat (9/2).

Bey juga berharap tak ada kecurangan serta mengingatkan kembali tentang netralitas semua unsur abdi negara sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Baca Juga: Ada 1 Juta Pemilih Muda di Kota Bandung, KPU : Jangan Tergiring Opini yang Tak Jelas

"Pemilu tersisa H-5 ini, tentu kita berharap tidak terjadi kecurangan dan kita ingatkan kembali bahwa semuanya harus sesuai dengan undang-undang baik ASN, TNI/Polri, BIN, KPU, dan Bawaslu harus netral sehingga pemilu bisa berjalan lancar, jujur, dan damai hingga penghitungan suara," harapnya.

Bey memastikan pula agar tidak ada masyarakat yang kehilangan hak pilih. Ia meminta supaya dilakukan pengecekan setiap DPT sesuai dengan data yang ada, termasuk untuk daerah dengan tingkat rawan bencana yang tinggi.

"Kita ingin tidak ada warga yang kehilangan hak pilih dan supaya dicek setiap DPT sesuai dengan data yang ada," ujar Bey.

Baca Juga: Respon Santai Kaesang Soal Protes Mahasiswa dan Dosen ke Jokowi : Tidak Apa- apa, Negara Kita Kan Demokrasi

"Kami juga telah berkoordinasi dengan BMKG dan BPBD untuk mengantisipasi cuaca ekstrem dan daerah-daerah rawan bencana pada saat pemilu berlangsung," imbuhnya.

Ia mengingatkan pula, Jabar yang merupakan wilayah dengan jumlah DPT terbesar se-Indonesia, yakni sebanyak 35,7 juta pemilih tersebar di 140.457 TPS agar dapat tetap dijaga iklim demokrasi yang sehat sehingga Pemilu Jabar Anteng (aman, netral, dan tenang), yang yang sudah dideklarasikan dapat diwujudkan bersama-sama.

"Tentunya kita pegang teguh komitmen untuk bersama-sama menjaga iklim demokrasi Jabar yang sehat, transparan, dan kondusif agar hasil dari pemilihan ini terjaga akuntabilitasnya dan terwujud Pemilu Jabar Anteng," tutupnya.***