POJOKSATU.ID - Pelaksanaan event hari jadi ke-79 Provinsi Jawa Barat di 23-25 Agustus 2024 lalu, berhasil memberi dampak positif perputaran ekonomi mencapai sekitar Rp70 miliar.

Nilai tersebut, dari pendapatan langsung (pemerintah, booth, dan sponsor), serta pengeluaran belanja pengunjung yang hadir di Gedung Sate maupun GOR Saparua.

Sekretaris Daerah Provinsi Jabar, Herman Suryatman mengatakan, capaian tersebut sangat bermanfaat bagi pelaku UMKM dan berpengaruh terhadap kenaikan jumlah kunjungan wisatawan ke Jabar.

"Kegiatan ini juga mendorong aktivitas ekonomi dengan menarik investor serta pelaku bisnis," ujar Herman.

Baca Juga: Tabrakkan Diri ke KERETA API, Ini Sosok Siswi SMP di Cikarang dan Isi SURAT WASIAT Korban, Ingin Menyusul Ayahnya yang SUDAH MENINGGAL

Ia menambahkan, event hari jadi Jawa Barat sekaligus memperkuat identitas budaya dan kebanggaan masyarakat terhadap warisan budaya lokal.

"Ini sebagai wujud penerapan aksi gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI)," tambahnya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jabar, Benny Bachtiar menambahkan, selama tiga hari pelaksanaan, tercatat sekitar 78.000 orang yang turut meramaikan dari jumlah tersebut, 65.000 orang hadir di Gedung Sate dan 13.000 orang memeriahkan konser musik di GOR Saparua.

"Melalui event ini diharapkan bisa menjadi rujukan masyarakat untuk mengenal keunggulan sektor pariwisata dan budaya di Jawa Barat, sekaligus juga merupakan bagian dari implementasi kolaborasi Pemprov Jabar untuk masyarakat," ungkapnya.

Baca Juga: HATI-HATI! Honorer HARAM Bikin Akun SSCASN Sebelum Seleksi Pendaftaran PPPK 2024 Dibuka, BKN Ingatkan Begini  

"Harapan kami, selanjutnya berlangsung lebih meriah lagi sebab ini adalah pestanya masyarakat Jabar di hari ulang tahun Provinsi Jawa Barat. Semoga ke depannya menjadi festival berkelanjutan yang mandiri," pungkasnya.***