POJOKSATU.ID - Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat bersama Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Bandung dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan Seminar Nasional West Java Economic Society (WJES) 2025.

Kegiatan ini merupakan puncak forum tahunan dalam menghimpun pemikiran strategis dari akademisi, praktisi, dan pemangku kebijakan, dalam upaya memperkuat stabilitas dan mendorong transformasi ekonomi daerah menuju pertumbuhan yang merata dan berkelanjutan.

WJES 2025 mempertegas peran Jawa Barat sebagai episentrum pertumbuhan nasional yang adaptif dan resilien terhadap dinamika global.

Baca Juga: CPNS Hybrid Jadi Sorotan, Apa Artinya? Begini Penjelasan Resmi dan Skema Kerjanya

Forum ini menjadi wadah dialog lintas sektor untuk merumuskan rekomendasi kebijakan yang aplikatif, efektif, dan efisien bagi pembangunan ekonomi daerah.

Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Muhamad Nur, menyampaikan bahwa penyelenggaraan WJES merupakan bentuk nyata komitmen Bank Indonesia dalam memperkuat sinergi lintas sektor, sekaligus ruang untuk mengonsolidasikan ide dan inovasi berbasis potensi lokal.

"WJES telah menjadi platform strategis untuk menyatukan pandangan dan menyusun rekomendasi kebijakan yang konkret bagi kemajuan ekonomi Jawa Barat," ungkapnya.

Baca Juga: Anugerah Guru 2025 dan Apresiasi GTK, Dua Kategori Penghargaan Hari Guru Nasional 2025, Apa Saja Syaratnya?

Dalam paparannya, Bank Indonesia menyoroti bahwa perekonomian Jawa Barat triwulan III 2025 tumbuh 5,20% (yoy) lebih tinggi dibandingkan nasional (5,04%).

Pertumbuhan ini ditopang oleh konsumsi rumah tangga yang meningkat, investasi yang solid, serta kinerja positif pada sektor industri pengolahan, perdagangan besar-eceran, dan transportasi.

Ke depan, prospek ekonomi Jawa Barat diperkirakan berada pada kisaran 4,5%–5,3% (yoy), dengan peluang akselerasi melalui penguatan konektivitas, ekonomi hijau, serta pengembangan kawasan industri dan ekonomi kreatif.

Baca Juga: Waspada! Ini 7 Berkas Penting CPNS 2026 yang Paling Sering Terlupa Pelamar

Melalui rekomendasi kebijakan yang dihasilkan, WJES 2025 menekankan pentingnya penguatan daya beli masyarakat, percepatan investasi, diversifikasi ekspor, dan stabilitas harga pangan.

Kolaborasi antardaerah, dukungan pembiayaan inklusif, serta transformasi digital menjadi kunci menjaga momentum pertumbuhan yang berkelanjutan.

Sebagai penutup, Kepala Perwakilan BI Jabar menyampaikan apresiasi kepada seluruh narasumber, mitra kerja, dan peserta yang telah berkontribusi aktif.

"WJES bukan sekadar forum diskusi, tapi wadah kolaborasi nyata untuk mewujudkan Jawa Barat yang semakin istimewa — daerah yang tumbuh tidak hanya cepat, tetapi juga merata, inklusif dan berkelanjutan," pungkasnya. ***