POJOKSATU.id - Seorang penjual es doger mengalami penganiayaan oleh preman di kawasan Cibiru Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung.

Penjual es doger dibacok oleh pelaku diduga karena korban menolak memberikan dagangan secara gratis.

Peristiwa pembacokan ini terjadi pada Kamis (28/11) sore dan viral di media sosial.

Pada saat kejadian awalnya pelaku yang diduga preman yang membeli es doger dagangan korban.

Namun saat korban sedang membungkus pesanan es doger pelaku, pelaku sempat pulang ke rumahnya dan mengambil golok.

Akibat pembacokan yang dilakukan pelaku, korban mengalami luka robek di bagian punggung.

Baca Juga: Presiden Setujui UMP 2025 Naik 6,5 Persen, Jadi Segini Upah Kerja di Jakarta

Menurut penjelasan polisi, pelaku memang memiliki reputasi buruk di wilayah tersebut.

"Berdasarkan informasi dari masyarakat pelaku dikenal cukup sering membuat masalah di daerah situ," Kasat Reskrim Polresta Bandung Kompol Oliestha Ageng.

Terungkap pula jika pelaku dalam pengaruh minuman keras saat melakukan pembacokan.

"Pada saat kejadian pun yang bersangkutan dalam keadaan mabuk sehingga perilakunya semakin tidak terkontrol," lanjutnya.

Baca Juga: ANAK DURHAKA! Remaja di Lebak Bulus Bunuh Ayah dan Neneknya, Sementara Ibunya Koma Akibat Luka Parah

Polisi menjelaskan jika pelaku membacok korban lantaran kesal dengan sikap korban.

Menurut keterangan sejumlah saksi yang diperoleh, pelaku diduga merasa tak digubris saat minta es doger dan penjual pun sedang melayani pembeli.

"Akhirnya si pelaku menyampaikan akan membeli baru dibungkus, nah pelaku pergi ke rumah untuk mengambil senjata," kata Kompol Oliestha.

Sementara itu pelaku langsung melarikan diri setelah melakukan aksinya.

Polisi saat ini telah mengantongi identitas pelaku dan masih melakukan pengejaran.***