POJOKSATU.id, Kota Bandung – Wali Kota Bandung, M. Farhan, menyampaikan bahwa galian untuk menurunkan kabel-kabel yang berseliweran di Kota Bandung sedang terus dilakukan.
Kata Farhan, galian kabel ini dilakukan nyaris tak terasa karena teknologi canggih.
Di mana aspal dibelah menggunakan gergaji besar, lalu dimasukkan kabel, disambungkan kembali, dan aspal pun langsung ditutup.
"Contohnya, aduh, saya sudah lihat videonya, keren. Saya sudah lihat langsung. Jadi gini, alatnya itu bukan pakai manusia. Gergaji besar, besi. Aspalnya dibelah, dibuka aspalnya, masukkan kabelnya, sambungkan, langsung tutup lagi," ujar Farhan.
Karena itu, kata Farhan, selama penggalian tidak menimbulkan kemacetan, pasalnya setelah penggalian tidak terlihat bekasnya.
"Contohnya persimpangan Sumatera-Jawa. Sudah nyambung itu, tanpa menimbulkan kemacetan. Sekarang saya lagi nunggu lampu hijau dari Pusjatan (Pusat Jalan dan Jembatan), karena ada beberapa jalan yang memang punya pemerintah nasional, pemerintah pusat, yang harus kita belah-belah," bebernya.
Farhan pun menyampaikan tidak ada penambahan anggaran untuk metode baru ini.
"Enggak, itu kan investor 100 persen bekerja sama dengan PT BII. Jadi ini mah business to business saja. Regulasi kita hanya mau memastikan bahwa selama penggalian tidak terjadi kemacetan," bebernya.
Farhan juga menyebut galian yang sudah dilakukan beberapa bulan lalu namun kurang nyaman digunakan akan diperbaiki kembali. Bahkan, ia ingin diperbaiki langsung oleh Binamarga, bukan PT BII.
"Sebab legokannya masih banyak, tapi peraturan tidak boleh sama pemerintah. Karena gini, itu punya swasta. Kalau sampai saya memerintahkan mengeluarkan anggaran untuk memperbaiki, nah saya pasti kena BPK. Karena itu pekerjaan swasta yang belum diserahterimakan kepada pemerintah, tapi pemerintah mengeluarkan anggaran untuk itu. Nah, itu melanggar hukum," tegasnya.
"Harus PT BII lagi yang benerin. Makanya PT BII itu ditekan terus. Cuma waktu saya marahin PT BII, saya tidak bisa menayangkan ke media, karunya," selorohnya.
Begitu pun sisa jalan berlubang, kata Farhan, targetnya sebelum Oktober harus sudah selesai, karena Oktober dan seterusnya khawatir intensitas hujannya terlalu tinggi.***
KotaBandung, Farhan, GalianKabel, TeknologiCanggih, InfrastrukturBandung, JalanBandung, TanpaMacet, SmartCity, PTBII, Pusjatan
Wali Kota Bandung pastikan galian kabel pakai teknologi canggih: aspal rapi lagi, tanpa macet, tanpa bekas galian!



