POJOKSATU.ID — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung resmi meluncurkan layanan digital terintegrasi bernama Smile Connected untuk mempermudah akses pelayanan publik di tingkat kecamatan.

Peluncuran dilakukan oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bandung, Jalan Cianjur.

Smile Connected, yang merupakan singkatan dari Sarana Media Informasi dan Layanan Elektronik Terkoneksi, merupakan sistem pelayanan digital berbasis anjungan elektronik. Fasilitas ini menyediakan berbagai layanan publik seperti perizinan, non-perizinan, pengaduan masyarakat, informasi jadwal layanan jemput bola, hingga video tutorial.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyampaikan, layanan ini merupakan bagian dari strategi digitalisasi pelayanan publik di Kota Bandung.

Baca Juga: Resmi! Ketua Yayasan RSI NTB Diganti, Begini Susunan Pengurus Barunya

Ia menegaskan, kehadiran Smile Connected diharapkan menjadi jembatan pelayanan yang lebih dekat, cepat, dan transparan antara pemerintah dengan masyarakat.

“Kami ingin seluruh warga, dari pelaku usaha hingga masyarakat umum, dapat mengakses layanan dan informasi dengan mudah di kecamatan. Ini adalah langkah menuju Bandung sebagai Kota Utama,” kata Farhan.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bandung, Ronny Ahmad Nurudin menambahkan, untuk tahap awal Smile Connected dipasang di enam kecamatan dengan aktivitas pelayanan terbanyak. Keenam kecamatan tersebut yaitu Antapani, Andir, Astanaanyar, Buahbatu, Sukasari, dan Sukajadi.

Baca Juga: Program Makan Bergizi Gratis di Tulungagung Fokus Tekan Kasus Stunting

“Kami prioritaskan kecamatan dengan volume pelaku usaha dan permohonan perizinan tertinggi. Untuk 24 kecamatan lainnya sudah kami ajukan pengadaan melalui anggaran perubahan,” ujarnya.

Pemkot Bandung menargetkan, ke depan seluruh kecamatan di Kota Bandung dapat memiliki fasilitas Smile Connected, sehingga pelayanan publik bisa berlangsung lebih efektif, responsif, dan terintegrasi.***