POJOKSATU.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus memperkuat sinergi dengan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) dalam upaya perlindungan anak dan perempuan dari tindak kekerasan.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, bersama Ketua TP PKK Kota Bandung, Aryatri Benarto, menerima kunjungan perwakilan Puspaga Kota Bandung, Senin (17/3).
Dalam pertemuan tersebut, Ketua Puspaga Kota Bandung, Siti Muntamah Oded, menegaskan komitmennya untuk terus bekerja sama dengan Pemkot Bandung dalam mengoptimalkan layanan pendampingan dan edukasi bagi masyarakat.
"Puspaga memiliki peran strategis sebagai sistem pendukung dalam pencegahan kekerasan terhadap anak dan perempuan. Kami menjalankan berbagai program seperti Sekolah Keluarga, Ayah Nyentrik, dan Seruni untuk memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, terutama orang tua," ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa perlindungan anak dan perempuan merupakan prioritas utama Pemkot Bandung.
"Puspaga adalah bagian penting dalam upaya perlindungan terhadap anak, perempuan, dan penyandang disabilitas. Kami akan terus bersinergi untuk memastikan setiap warga mendapatkan perlindungan yang layak," tegasnya.
Puspaga merupakan program di bawah Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bandung yang berfokus pada prevensi kesehatan mental dan perlindungan sosial bagi masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, termasuk penyandang disabilitas. ***



