POJOKSATU.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menggandeng para ahli gizi, mitra, serta Satuan Pelayanan Pangan dan Gizi (SPPG) guna meningkatkan mutu tata kelola dan pelayanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Bandung, Erwin usai menghadiri Rapat Konsolidasi Regional Jawa Barat dalam rangka peningkatan tata kelola MBG yang digelar oleh Badan Gizi Nasional (BGN) di Sentul, Bogor.

Baca Juga: PPG Calon Guru Tahun 2025 Gratis atau Bayar? Info Resmi dari Kemendikdasmen Begini!

"Kita semua harus menjaga agar tidak ada lagi kasus keracunan pada siswa-siswi. Distribusi makanan harus terkelola dengan baik, dan kualitasnya harus terus dijaga," ujar Erwin.

Erwin mengatakan, pembentukan Satuan Tugas (Satgas) MBG di setiap kota dan kabupaten sebagai langkah nyata untuk memperkuat pengawasan di lapangan.

"Semua daerah harus membentuk Satgas MBG, ini akan kita upayakan. Jangan sampai ada kasus keracunan lagi. Tingkatkan kualitas makanan dan pastikan distribusi menu gizi seimbang berjalan dengan baik. Saya yakin semua harus jalan bersama-sama," tambahnya.

Baca Juga: MASUK PROLEGNAS, Baleg DPR RI Sebut Ada Peluang PPPK JADI PNS, ASN Jangan Terbelah, Revisi UU ASN Dikaji dari Berbagai Aspek

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Bandung berencana mendorong penerapan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi penyedia makanan dalam program MBG.

Langkah ini diharapkan dapat memastikan keamanan dan mutu makanan yang dikonsumsi anak-anak sekolah.

Kegiatan konsolidasi regional tersebut menjadi wadah bagi para pemangku kepentingan Kepala SPPG, ahli gizi, mitra, serta pemerintah daerah untuk membangun pemahaman bersama dalam peningkatan mutu tata kelola program MBG.

Baca Juga: Jembatan Merpati Raya Rusak, Wali Kota Benyamin Turun Tangan Instruksikan Perbaikan

Rapat di Sentul tersebut merupakan seri ketiga dari rangkaian konsolidasi regional setelah sebelumnya dilaksanakan di Semarang (wilayah Jawa Tengah dan DIY) serta di Surabaya (wilayah Jawa Timur). ***