POJOKSATU.id, Kota Bandung - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan sejumlah pohon yang dikuliti di jalan Pahlawan sudah diketahui pelakunya dan akan segera ditindak.

Sebelumya Farhan menyinggung pohon di Jalan R.E. Martadinata yang ditebang akan segera ditanam kembali.

Penanaman akan dilakukan bersamaan dengan penataan trotoar yang desainnya disesuaikan dengan kebutuhan ruang tumbuh pohon dan pelaksanaannya direncanakan dalam dua minggu ke depan.

Baca Juga: ATM MBG Diusulkan, DPR Soroti Risiko Keracunan hingga Rantai Distribusi Makanan

Lanjut Farhan, terkait pohon yang dikerik di Jalan Pahlawan, dari total 14 pohon yang terdampak dua pohon mengalami kerusakan cukup parah.

"Saat ini Dinas Lingkungan Hidup sedang melakukan perawatan dengan menyelamatkan jaringan kambium pohon. Batang pohon dibungkus menggunakan karung goni dan diberikan berbagai nutrisi agar dapat pulih kembali," tegasnya.

Masih kata Farhan Perkembangan penanganan pelaku perusakan pohon di jalan Pahlawan sudah diketahui dan merupakan warga setempat. Kepada para pelaku sedang dilakukan pembinaan dan pendalaman.

Baca Juga: Total Empat Siswa Korban Keracunan MBG dari Berastagi Karo Dirujuk ke Medan

"Kemudian ada juga kasus pohon Kiara yang dibor dan disuntik cairan aki. Pelakunya sudah ditemukan dan sedang menjalani proses penindakan. Di kawasan Cijerah, sudah ada pengakuan dari dua pelaku, tetapi kami masih mencari dua pelaku lainnya," tuturnya.

Terkait kasus di Dago sendiri kata Farhan masih dalam proses pemeriksaan (BAP), begitu juga kasus di kawasan Saparua–Saung Galing yang saat ini masih dalam tahap penyelidikan.

"Saya akan melihat apakah terdapat kaitan langsung antara perusakan pohon dengan kepentingan bisnis di sekitar lokasi. Jika terbukti ada hubungan langsung, maka izin usahanya akan kami tinjau ulang. Contohnya seperti kasus di Jalan R.E. Martadinata yang berkaitan dengan pemasangan videotron. Karena ditemukan keterkaitan, videotron tersebut kami segel dan sampai sekarang belum diizinkan beroperasi," tegasnya.***