POJOKSATU.id, Kota Bandung - Perayaan kemenangan Persib sebagai juara super liga pada hari Sabtu Minggu lalu menyebabkan dua korban jiwa melayang.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, dua warga kota Bandung tewas.

Pertama akibat kecelakaan lalu lintas, diketahui pengendara dalam keadaan mabuk setelah menenggak minuman keras dan satu orang lagi tewas akibat penusukan di daerah Cibiru.

"Semalam itu ditemukan lagi korban wafat yang kedua. Kecelakaan lalu lintas karena minuman keras," ucap Farhan di Balai Kota Senin, 25 Mei 2026.
‎
Kata Farhan hal itu diperkuat dengan banyak sampah botol minuman keras selama 2 malam tersebut bahkan jumlahnya hingga mencapai 1 unit mobil pick up.

"Jadi memang saya bekerja sama dengan kepolisian nanti akan melakukan razia minuman keras habis-habisan, karena dampaknya segitu dahsyatnya ternyata.
‎‎Ya sikat aja semuanya yang ilegal-ilegal," tegasnya.

Masih kata Farhan, perayaaan kemenangan Persib tersebut hanya dua hari lalu dan semalam Bobotoh merupakan puncak perayaan alias terakhir.

Sehingga tidak boleh ada acara perayaan lagi yang sifatnya keramaian. Terlebih hari ini Presiden akan datang, sehingga pengamanan steril untuk seluruh Kota Bandung.

Dalam kesempatan itu Farhan mengakui sampah dua hari itu naik 10 persen.

Lanjutnya, malam Minggu lalu yang ditemukan tidak hanya sampah, tapi juga orang-orang mabuk tiduran di sembarang tempat.

"Dari semalam kita belum tidur ini, keliling-keliling, selain membubarkan mereka yang masih pesta-pesta, ya membersihkan jalan juga lumayan," ujarnya.

Untuk taman yang rusak, Farhan mengaku sedang diperbaiki. Ada sekitar 35 titik taman yang rusak. Namun harap dimaklumi.

"3 hari pesta dari 362 hari kebahagiaan. Kayaknya ini pesta terbesar tahun ini, dalam 2 minggu berturut-turut, luar biasa kan. Kita sebagai tuan rumah ya bagian beberesnya," jelasnya.

Piala Juara Persib

Sementara itu, karena tidak semua ASN mengikuti pawai kemenangan Persib juara super liga Minggu kemarin. Wali Kota Bandung meminta ijin pada PT PBB untuk meminjam piala dipajang selama 1 hari di Balai Kota.

"‎Nggak, ini sementara aja selama 2 hari ini. Kan banyak di antara kita para pegawai yang tidak bisa ikut pesta karena beberes, maka diberi kesempatan untuk berfoto bersama," ujar ‎Wali Kota.
‎
‎