POJOKSATU.ID - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat mencatat, pencapaian Sunda Karsa Fest tahun 2025 menunjukkan hasil yang sangat signifikan. 

Total nilai transaksi mencapai Rp16,9 miliar, melonjak sekitar 475% dibandingkan tahun sebelumnya.

Angka fantastis ini mengukuhkan efektivitas festival sebagai katalisator ekonomi. Dari total transaksi tersebut, Rp5,175 miliar dihasilkan dari penandatanganan kerja sama ekspor antara UMKM binaan Bank Indonesia: Java Halu Coffee dengan Varion Japan Ltd. senilai 230 ribu dolar AS, serta Koperasi Megarmulya Gunung Tilu Coffee dengan Emrex Empire Enterprise Malaysia senilai 65,9 ribu dolar AS.

Baca Juga: Alasan Oknum Guru SMAN 6 Garut Yulia Wulandari Tak Jenguk Priya Nailuredha Thoriq Meski Sakit 1 Bulan: Saya Tidak Bisa Naik Motor

Ini mencerminkan penguatan peran Karya Kreatif Jawa Barat (KKJ) sebagai platform strategis untuk membuka akses pasar global bagi produk-produk unggulan UMKM Jawa Barat.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat, Muslimin Anwar, menyatakan bahwa lompatan capaian yang signifikan ini didukung oleh tiga pilar utama:

Baca Juga: Inisiatif Proyek Kelistrikan Raksasa di Cianjur: Pemberdayaan Masyarakat dan Perlindungan Gender di Tengah Pembangunan

1. Sinergi yang Solid: Kolaborasi yang kuat antara Bank Indonesia Jawa Barat dengan Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten, dan Pemerintah Kota di Jawa Barat, serta perbankan yang tergabung dalam Ngabaraya Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Jawa Barat, berbagai komunitas, majelis taklim, kalangan jastipers, serta berbagai asosiasi perdagangan dan ekspor.

Baca Juga: Sempat Sakit 1 Bulan, Priya Nailuredha Thoriq Tak Dijenguk Pihak SMAN 6 Garut

2. Kepemimpinan Contoh (Leading by Example): Para kepala daerah, pimpinan Bank Indonesia Jawa Barat, dan pimpinan perbankan di Jawa Barat tampil terdepan dalam meningkatkan kelas UMKM.

Ini dilakukan melalui berbagai program capacity building, export coaching program, dukungan sarana dan prasarana, serta kurasi ketat sehingga produk yang ditampilkan berkualitas dan berkelas, termasuk kesediaan mereka menjadi model peragaan busana UMKM Jawa Barat pada lima panggung Bandung Fashion Trend dalam Sunda Karsa Fest 2025.

Baca Juga: Kajari Madina Dipanggil KPK Buntut Kasus OTT Dinas PUPR, Ini Tanggapan Kejati Sumut

3. Strategi Promosi dan Pemasaran Inklusif: Pemanfaatan strategi promosi dan pemasaran yang inklusif, baik above the line maupun below the line, yang lebih masif namun tepat sasaran.

"Melalui penyelenggaraan sinergi kegiatan ini, Bank Indonesia dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap dapat memperkuat peran ekonomi kreatif, syariah, budaya, pariwisata, dan teknologi digital dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Barat yang berakar pada kearifan budaya lokal, inklusif, dan berdaya saing," tutupnya. ***