POJOKSATU.id, Kota Bandung - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengklaim bahwa pendapatan asli daerah (PAD) naik sampai diatas 15 persen terutama dari sektor restoran.
Karenanya Farhan mengaku ingin mengucapkan terima kasih kepada para pengelola restoran yang patuh membayar pajak 10 persen.
Sedang untuk tingkat hunian hotel kata orang nomer satu di kota Bandung ini memang menurun karena banyak tamu datang-pergi tanpa menginap.
"Namun PAD dari hotel tetap meningkat, meski tidak sampai 15 persen, lebih karena kenaikan tarif kamar. Hotel berbintang meningkat cukup tinggi, sedangkan hotel non-bintang tidak terlalu signifikan," jelas Farhan.
Namun lanjutnya, menjadi pertanyaan, kemungkinan hotel non-bintang belum seluruhnya melapor karena khawatir.
Padahal jika melapor, banyak bantuan yang bisa diberikan Pemkot, termasuk program pengelolaan sampah dan air limbah hotel secara mandiri.
"Tahun ini potensi tetap dari sektor wisata. Tugas kami adalah membangun ekosistem wisata yang luas. Festival, pertunjukan, dan lomba olahraga masih menjadi andalan. Kota Bandung hampir pasti menjadi tuan rumah berbagai ajang, termasuk pekan olahraga tingkat provinsi. Ketika Persib bertanding, ekonomi bergerak. Saat Satria Muda bermain, ekonomi bergerak. Event motor, voli, hingga bulutangkis juga memiliki dampak ekonomi. Ternyata ekonomi berputar dari event-event tersebut," tegasnya.
Masih kata Farhan, pihaknya juga harus meningkatkan skor KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) dalam aspek pencegahan korupsi agar benar-benar mampu menjalankan amanat dan APBD dengan baik.



