POJOKSATU.id - Oknum polisi anggota Polsek Sukasari Bandung minta ongkos untuk tangkap pencuri dipastikan bernasib tragis.

Pasalnya, oknum polisi tersebut kini langsung berhadapan dengan Bid Propam dan mendapat sanksi disiplin.

Kapolrestabes Bandung Kombes Budi Sartono menjelaskan, oknum polisi Aiptu US itu dinilai terbukti melakukan pelanggaran disiplin.

Baca Juga: Siswi SDN 06 Pesanggrahan Lompat dari Lantai 4 Diduga Dibully, Penyidik Temukan Bukti Ini

Itu karena Aiptu US diduga meminta uang pada korban pembegalan.

"Pelanggaran disiplin tersebut terbukti setelah Tim Paminal dari Polrestabes Bandung melakukan pemeriksaan kepada Aiptu US," jelas Kombes Budi, Rabu 27 September 2023.

Berdasarkan pemeriksaan, Aiptu US meminta uang kepada korban begal dengan alasan untuk oprasional mencari motor korban.

Baca Juga: Analisa Kriminolog, Penjara tak akan Bikin Jera Pelaku Perundungan Cilacap, Cara Ini Pasti Kapok

"Sudah terbukti hasil pemeriksaannya, dan saat ini (Aiptu US) kita patsus," ujar Budi Sartono.

Saat ini, Aiptu US sudah ditahan di rutan Polrestabes Bandung sambil menunggu sidang disiplin di Polrestabes Bandung.

Budi memastikan perbuatan yang dilakukan oleh Aiptu US merupakan pelanggaran karena anggota polisi tak boleh meminta uang untuk menangani sebuah kasus.

Baca Juga: Beruntungnya si K Pelaku Perundungan di Cilacap, Padahal Warga Siap Hajar Sendiri Pelaku di Depan Rumahnya

"Polisi harus memberikan layanan yang maksimal pada masyarakat," kata dia.

Meski begitu, Aiptu US sejatinya juga belum menerima uang yang ia minta dari korban begal.

"Meski belum menerima uang, tapi tetap salah. Karena anggota Polri tidak boleh nego dan meminta uang dalam penanganan kasus atau penyidikan," tegasnya.

Untuk diketahui, kasus ini terungkap setelah seorang wanita mengungkap peristiwa yang ia alami melalui akun media sosialnya, dengan nama Mutiara IP.

Baca Juga: Bareskrim Turun Tangan Olah TKP Ulang Tewasnya Brigadir Setyo Herlambang, Kapolda Kaltara Mungkin Diperiksa

Ia mengaku bahwa dirinya dimintai sejumlah uang oleh oknum polisi anggota Polsek Sukasari Bandung untuk mengurus motornya yang hilang.

Mutiara menceritakan, motornya dirampas begal di sekitar Setiabudi, Kota Bandung dan langsung melaporkan ke polisi.

Keesokan harinya Mutiara datang lagi ke Polsek Sukasari untuk memberitahukan ke penyidik bahwa motornya dijual seseorang di media sosial.

Baca Juga: Netizen Temukan Identitas Pelaku Perudungan Siswa SMP di Cilacap, Nama dan Alamat, Aura Bocah Madesu

Dia pun meminta polisi untuk menyelidikinya. Namun, bukannya diselidiki, penyidik itu malah memintai Mutiara sejumlah uang.***