POJOKSATU.ID - Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) Daerah Jawa Barat kembali mengingatkan kepada masyarakat untuk mewaspadai modus penipuan memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) yang marak terjadi dan menimbulkan kerugian.

Kepala OJK Provinsi Jawa Barat selaku Ketua Satgas PASTI Daerah Jawa Barat, Darwisman mengatakan, kemajuan teknologi dalam AI memiliki potensi untuk digunakan dalam penipuan dengan membuat tiruan suara (voice cloning) dan tiruan wajah (deepfake).

Baca Juga: Dana PIP 2026 Cair Bertahap, Inilah Bulan-bulan Penting untuk Siswa

"Teknologi AI memudahkan pelaku penipuan untuk merekam dan meniru suara seseorang seperti teman, kolega, atau keluarga," kata Darwisman.

Dengan menggunakan suara yang sudah dipelajari tersebut, lanjut Darwisman, penipu dapat melakukan percakapan seolah-olah mereka adalah orang yang dikenal korban.

Ia juga memperingatkan, teknologi AI juga memungkinkan pelaku penipuan untuk membuat video palsu yang meniru wajah dan ekspresi seseorang dengan akurat.

Baca Juga: Tekan Pengangguran, Chandra Rahmansyah Tegaskan Rekrutmen Job Fair Depok 2025 Gratis dan Transparan

Video ini dapat digunakan untuk meyakinkan korban bahwa mereka sedang berkomunikasi dengan orang yang mereka kenal, sehingga korban merasa lebih percaya.

Beberapa cara untuk mencegah penipuan AI, antara lain:
1. Melakukan verifikasi informasi: jika menerima permintaan yang tidak biasa, terutama yang meminta uang atau informasi pribadi, lakukan verifikasi terlebih dahulu dengan orang tersebut melalui saluran komunikasi yang lain.

2.Jaga kerahasiaan informasi pribadi: jangan pernah atau mudah memberikan informasi pribadi atau keuangan kepada seseorang yang tidak dapat anda verifikasi dengan pasti identitasnya.

Baca Juga: Jadi Satu-satunya yang Bisa Tembus Desa Terpencil Simarlelan, GAN dan FAJI Jabar Bagikan Seragam Gratis sampai Trauma Healing

"Hati-hati dengan video atau suara yang tidak biasanya, waspadai video atau suara yang terlihat atau terdengar tidak biasa meskipun datang dari orang yang dikenal," tutupnya. ***