POJOKSATU.id, JAKARTA – Persaingan menuju kursi Ketua Ikatan Alumni (Ilumni) Fakultas Hukum Universitas Katolik Parahyangan (FH Unpar) periode 2025–2029 mulai memanas. Salah satu alumni yang menyatakan kesiapan maju adalah Noverizky Tri Putra Pasaribu.
Pria yang akrab disapa Kiky itu akan mengikuti pemilihan dalam Kongres VIII Ilumni FH Unpar yang dijadwalkan digelar pada 31 Januari 2026 di Kampus Unpar. Ia menyebut pencalonannya didorong keinginan memperkuat peran organisasi alumni sebagai ruang kolaborasi lintas angkatan dan profesi.
Menurut Noverizky, Ilumni FH Unpar memiliki potensi besar yang belum terkelola secara optimal. Padahal, jumlah alumni yang tersebar di berbagai sektor strategis dapat menjadi kekuatan kolektif jika terhubung dengan baik.
“Saya maju karena kegelisahan sebagai alumni. Kita punya sumber daya besar, tetapi belum terkoneksi secara sistematis,” ujar Noverizky dalam keterangan tertulis yang diterima, Rabu (24/12/2025).
Ia menilai, fungsi utama organisasi alumni adalah membangun jejaring yang solid dan berkelanjutan. Karena itu, Kiky menargetkan Ilumni FH Unpar menjadi pusat networking alumni yang kuat dan terintegrasi.
Gagasan tersebut dituangkan dalam konsep One Single Aspiration Center, yakni pusat aspirasi dan konektivitas alumni lintas angkatan. Konsep ini lahir dari pengalaman pribadinya yang kerap kesulitan mengakses jejaring senior maupun informasi alumni.
Baca Juga: UNPAR Diteror Lewat Surat Kaleng, Begini Isi Ancamannya!
Jika terpilih, Kiky berkomitmen menjadikan Ilumni FH Unpar sebagai organisasi yang inklusif dan terbuka bagi seluruh alumni tanpa sekat angkatan, profesi, maupun wilayah.
“Banyak tokoh hukum nasional berasal dari FH Unpar. Tantangannya adalah bagaimana membangun akses dan koneksi itu secara sistemik,” katanya.
Dalam pencalonannya, Kiky mengusung jargon MUST (Maju Untuk Semua Terakomodasi). Slogan ini menegaskan komitmennya membangun organisasi alumni sebagai rumah bersama.
Sejumlah program strategis pun disiapkan. Mulai dari menjalin kerja sama dengan komunitas dan organisasi alumni lintas kampus, menggelar forum interconnection night bersama institusi nasional, hingga memperkuat kolaborasi kelembagaan agar alumni FH Unpar terlibat aktif dalam isu hukum dan kebijakan publik.
Selain penguatan jejaring, Kiky juga menaruh perhatian pada peran sosial alumni. Ia berencana memfasilitasi kegiatan sosial secara rutin yang melibatkan alumni FH Unpar, termasuk kolaborasi lintas fakultas di lingkungan Unpar.
Baca Juga: Bey Machmudin Nostalgia Masa Kuliah di Unpar, Tegaskan Pentingnya Integritas
Seluruh program tersebut akan didukung pembangunan database alumni terintegrasi berbasis digital. Database ini akan memuat data alumni berdasarkan angkatan, profesi, dan wilayah, serta dapat diperbarui secara berkelanjutan.
“Ini bukan sekadar daftar nama, tapi fondasi agar alumni bisa saling terhubung dan saling menguatkan,” ujarnya.
Noverizky menegaskan pencalonannya tidak bertumpu pada figur personal. Ia menolak kepemimpinan yang bersifat tokoh-sentris dan menilai organisasi alumni harus dibangun sebagai institusi yang kuat.
“Fokusnya bukan siapa ketuanya, tetapi bagaimana Ilumni FH Unpar bisa memberi manfaat nyata,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya kontribusi alumni bagi masyarakat dan bangsa, sejalan dengan semboyan Unpar Bakuning hyang mrih guna santyaya bhakti.
“Kami ingin alumni Unpar hadir dan berkontribusi aktif di level nasional,” pungkasnya. ***




