POJOKSATU.ID - Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Bandung meluncurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Komplek Perguruan Muhammadiyah Antapani, Jalan Kadipaten Raya, Senin 25 Agustus 2025.

Program ini menyasar sekolah-sekolah dalam radius 5 kilometer, dengan target bertambah menjadi 3.200-3.500 penerima manfaat, termasuk ibu hamil dan menyusui. Meskipun saat ini, program MBG oleh Muhammadiyah baru menjangkau sekitar 1.700 siswa dari tingkat TK hingga SMA.

Program MBG diinisiasi untuk menyediakan makanan bergizi secara gratis dan menyasar anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui kelompok yang paling membutuhkan asupan gizi seimbang.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Bandung, Musa Muhammad, menyambut baik kolaborasi dengan pemerintah dalam program ini.

Baca Juga: Semifinal BGCC 2025 di Tangerang: Inovasi Kuliner Nusantara Bawa 3 Chef Muda ke Babak Final

“Prinsipnya, program MBG ini sejalan dengan misi Muhammadiyah dalam bidang pendidikan dan pelayanan sosial. Ini bentuk nyata sinergi kami dengan pemerintah dalam menyiapkan Generasi Emas 2045,” ujarnya.

Sedangkan Koordinator Daerah Makanan Bergizi Muhammadiyah Kota Bandung, Cepi Aunillah menjelaskan, MBG Muhammadiyah dimulai minggu ini di Komplek Perguruan Muhammadiyah Antapani.

"Saat ini jumlah penerima manfaat sekitar 1.700 siswa dari TK 12 Muhammadiyah, SD 7 Muhammadiyah, SMP 8 Muhammadiyah dan dan SMA 2 Muhammadiyah," ungkapnya.

Program MBG diharapkan mampu membantu pemerintah dalam menurunkan angka stunting, serta menjamin anak-anak mendapatkan gizi yang layak sejak dini. Ini juga merupakan bagian dari upaya menciptakan Sumber Daya Manusia unggul di masa depan.

Baca Juga: RSUD Jatisari Mulai Terapkan Operasi Modern Tanpa Sayatan Besar

“Mudah-mudahan dengan hadirnya dapur MBG Muhammadiyah ini, kita semua bisa berkontribusi mewujudkan cita-cita besar Indonesia Emas 2045,” tuturnya.

Di tempat yang sama, dalam peluncuran tersebut, Wakil Wali Kota Bandung, Erwin mengapresiasi Muhammadiyah atas kepedulian dan komitmennya yang tinggi dalam mendukung program pemerintah.

“Program MBG ini sangat penting bagi masa depan anak-anak kita. Ini ikhtiar nyata untuk menyiapkan generasi Bandung yang sehat, cerdas, dan berkarakter,” ujar Erwin.

“Saya yakin lulusan Muhammadiyah itu kuat secara mental, tangguh secara sosial, dan akan mengimplementasikan ilmunya di kemudian hari. Sekolahnya bersih, toiletnya bersih. Ini bagian dari pendidikan karakter,” katanya.

Erwin menegaskan, pentingnya kesadaran akan pemenuhan gizi sejak dini sebagai fondasi membentuk calon pemimpin bangsa di masa depan.

Baca Juga: INFO PPG Guru Tertentu Tahap 2: Cara yang Benar Unggah Berkas UKIN agar Bisa Lulus!

“Hari ini kita membentuk pemuda-pemudi yang akan jadi pengusaha hebat, anggota DPR, wali kota, gubernur, bahkan presiden. Semua berawal dari gizi yang cukup dan pola hidup sehat,” tutupnya.***