POJOKSATU.ID- Ada sesuatu yang tak tergantikan dari masakan ibu—bukan sekadar rasa, tapi juga kehangatan yang menyertainya. Bagi siapa pun yang merindukan suasana rumah dan hidangan penuh kasih sayang, Wangi Seruni bisa menjadi tempat pulang sejenak lewat rasa.

Berlokasi di Jalan Cimanuk No.42, Citarum, Kota Bandung, rumah makan ini menghadirkan cita rasa rumahan yang autentik. Meski baru beroperasi, Wangi Seruni sudah mendapat tempat di hati pelanggan, terutama mereka yang jauh dari keluarga.

Runi, sang chef sekaligus pemilik, percaya bahwa makanan adalah bentuk lain dari cinta seorang ibu.

"Bagaimanapun sikap seorang ibu (tegas, lembut, atau penuh perhatian) kasih sayangnya selalu tersampaikan lewat masakan. Saya ingin Wangi Seruni menjadi tempat bagi siapa saja yang merindukan masakan ibu," ujar Runi.

Baca Juga: DKPP Anggap KPU Madina Langgar Kode Etik, Ini 3 Putusan Lengkap DKPP Terkait Aduan Arsidin Batubara

Di sini, setiap hidangan disiapkan dengan penuh perhatian agar cita rasa dan kehangatannya konsisten, seolah-olah ibu sendiri yang memasaknya.

Wangi Seruni menyajikan beragam menu khas rumah yang membawa pelanggan kembali ke meja makan keluarga. Beberapa favorit di antaranya:

- Ayam Goreng Wangi Seruni memiliki rasa gurih, renyah, dan bumbu meresap hingga ke tulang.
- Sop Seruni & Sop Air Honje memiliki rasa Hangat dan menyegarkan, cocok untuk hari-hari dingin di Bandung.
-Koyor Kencur & Jando memiliki rasa perpaduan unik yang kaya rempah, mengingatkan pada masakan nenek di kampung halaman.
- Tumis Tradisional memiliki rasa Sajian sederhana tapi penuh nostalgia, dari oseng tempe hingga tumis daun singkong.

Tak hanya makanan, Wangi Seruni juga menghadirkan minuman khas yang biasa disajikan ibu di momen-momen spesial, seperti es cendol cincau dan es tape ketan.

Baca Juga: Pemkot Bandung Mulai Uji Coba Periksa Kesehatan Gratis di Hari Ulang Tahun

Semua menu dibanderol dengan harga ramah kantong, mulai dari Rp20.000–Rp30.000, sehingga siapa pun bisa menikmati kehangatan tanpa khawatir dompet terkuras.

Wangi Seruni buka setiap hari dari 07.00–22.00 WIB, melayani pelanggan yang ingin menikmati sarapan khas rumahan hingga makan malam penuh nostalgia.

Bagi Runi, membangun Wangi Seruni bukan sekadar bisnis, tapi juga upaya menjaga rasa dan kenangan dalam sebuah hidangan.

"Tantangan terbesar bagi saya adalah bagaimana mempertahankan rasa ini, seperti saat ibu memasak di rumah. Saya ingin Wangi Seruni bertahan lama dan selalu menjadi tempat yang dirindukan," ungkapnya. ***